Kerah Putih

Di Masa Pandemi, Harta Gubsu Berkurang Rp 8 Miliar, Wagubsu Bertambah Rp 39,7 Miliar

DR Berita
Istimewa

Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah alias Ijeck

DRberita.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak 70,3 persen harta kekayaan para pejabat negara ini naik selama setahun terakhir atau di masa pandemi Covid-19.


Namun tidak halnya dengan Gubsu Edy Rahmayadi yang hartanya berkurang Rp 8 miliar. Sedangkan harta kekayaan Wagubsu Musa Rajekshah bertambah Rp 39,7 miliar.


Dikutip dari laman e-lhkpn KPK, Sabtu 18 September 2021, selama tiga tahun sejak 2018 memimpin Provinsi Sumut, harta Edy berkurang Rp 8 miliar.

BACA JUGA:
Pedagang Kelapa Kukur Jadi Dirut BUMD Kota Medan

Edy pertama kali melaporkan hartanya sebagai Gubernur Sumut pada 5 Maret 2019. Harta yang dilaporkan merupakan kekayaan Edy pada 2018.


Dalam e-lhkpn periodik 2018, Edy tercatat memiliki 15 bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 15,9 miliar.Tanah tersebut tersebar di Medan, Bogor, Delisedang, Binjai serta Kampar, Riau.


Edy juga tercatat memiliki harta berupa dua unit mobil yakni Hoda Jazz tahun 2011 dan Honda Jazz 2015. Totalnya mencapai Rp 360 juta.


Dia tercatat memiliki harta bergerak lain Rp 193 juta serta kas dan setara kas Rp 7,1 miliar.Hartanya mengeluarkan Rp 23.631.963.468 (Rp 23,6 miliar).

BACA JUGA:
Juru Parkir Korban Penembakan Perampok Toko Emas Pasar Simpang Limun Tagih Janji Pengusaha

Edy juga menyerahkan LHKPN periodik 2019 pada 18 Maret 2020. LHKPN tersebut berisi harta Edy pada 2019.


Pada LHKPN periodik 2019 ini, Edy tercatat memiliki 15 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 15,9 miliar.Edy juga tercatat masih memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 193 juta.


Edy tercatat tak lagi memiliki kendaraan di LHKPN 2019. Selain itu, harta berupa kas dan setara kas Edy tercatat berkurang menjadi Rp 645 juta.


Dia tercatat tak memiliki utang.Total harta Edy pada 2019 kembali dibuka Rp 16.743.729.194 (Rp 16,7 miliar).


Edy menyerahkan LHKPN periodik 2020 pada 1 Februari 2021. Pada tahun ini, harta Edy yang dilaporkan juga berkurang.

BACA JUGA:
Proyek APBD Asahan Disoal Kepala Desa, Ada Dugaan Jadi Objek Korupsi

Dia melaporkan memiliki 12 bidang tanah dan bangunan pada 2020. Total nilainya mencapai Rp 12,1 miliar.


Edy tetap tak memiliki alat transportasi pada LHKPN 2020. Dia tercatat masih memiliki harta bergerak Rp 193 juta.


Edy tercatat memiliki kas dan setara kas Rp 3 miliar dan tak memiliki utang.Total harta Edy pada 2020 kembali dibuka Rp 15.396.212.690 (Rp 15,3 miliar).

BACA JUGA:
Komisi Informasi Minta Kombes Riko Buka Perkara 4 Mobil Mewah Konsul Rusia


Sementara, kekayaanWagubsu Musa Rajekshah alias Ijeck naik Rp 39,7 miliar dalam setahun. Hal itu diketahui dari lapor Ijeck ke KPK.


Dalam LKHPN yang dilaporkan pada 31 Desember 2019, Ijeck memiliki kekayaan Rp 17,9 miliar. Dalam laporan itu, dijelaskan tanah dan bangunan Ijeck di sejumlah kota senilai Rp 19,1 miliar.


Selain itu, Ijeck tercatat memiliki sejumlah mobil dan motor senilai Rp 15 miliar. Harta bergerak lainnya milik Ijeck Rp 2,7 miliar.


Ijeck kemudian memiliki surat berharga Rp 6,6 miliar, kas/setara kas senilai Rp 8,4 miliar dan harta lainnya senilai Rp 24,5 miliar. Subtotal kekayaan Ijeck saat itu Rp 76.654.569.466.


Ijeck tercatat memiliki utang Rp 58,7 miliar sehingga total harta kekayaan Ijeck pada 2019 sebesar Rp 17,9 miliar.

BACA JUGA:
Kejagung Tetapkan Tersangka dan Tahan Politikus Golkar Korupsi Gas Bumi



Kemudian pada laporan harta kekayaan Ijeck terbaru, yang dilaporkan pada 31 Desember 2020, tercatat Ijeck memiliki kekayaan Rp 57,6 miliar.


Jika dihitung, kekayaan Ijeck dalam setahun, 2019-2020, naik sekitar Rp 39,7 miliar.


Pada 2019, Ijeck berharta Rp 17,9 miliar, dan di 2020 harta Ijeck menjadi Rp 57,6 miliar. Selisih bertambah harta Ijeck Rp 39,7 miliar.

BACA JUGA:
Tak Terima Jadi Tersangka, Pengusaha Iklan Albert Kang Gugat Kapolda Sumut ke PN Medan

Dalam laporan ke KPK pada tahun 2020, Ijeck melaporkan memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 20,3 miliar di sejumlah daerah. Ijeck juga memiliki alat transportasi dan mesin Rp 14,7 miliar.


Ijeck juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3,1 miliar dan surat berharga senilai Rp 6,6 miliar. Dalam laporan itu Ijeck juga melaporkan kas dan setara kas yang dimilikinya sebesar Rp 35,5 miliar.


Harta lainnya yang dilaporkan Ijeck Rp 23,4 miliar. Tercatat subtotal kekayaan Ijeck Rp 103.899.699.513.

BACA JUGA:
Demokrat: Bukti yang diberikan Moeldoko di Pengadilan Tidak Nyambung!

Ijeck juga tercatat memiliki utang Rp 46,2 miliar, sehingga total kekayaan Ijeck pada 2020 menjadi Rp 57,6 miliar.

Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: Admin