Kerah Putih

Bank Sumut Dukung Kejatisu Proses Hukum Kredit Fiktif Rp 31,6 Miliar

DR Berita
Foto: Muhammad Artam

PT. Bank Sumut

DRberita.com | PT. Bank Sumut menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan dugaan korupsi dan kerugian negara dalam kasus kredit fiktif di KCP Galang kepada penegak hukum.



Corporate Secretary PT. Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar memastikan pihaknya berkomitmen untuk menegakkan gerakan anti korupsi di Provinsi Sumatera Utara, dan penerapan tata kelola perusahaan yang sehat dan baik.


BACA JUGA:Firli Dilaporkan ke Mabes Polri

"Bank Sumut siap memberikan bantuan data dan keterangan yang dibutuhkan untuk membantu Kejatisu," ucap Syahdan dalam keterangan tertulis, Jumat 4 Juni 2021.


Diketahui, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) telah menahan R mantan Wakil Pimpinan Bank Sumut KCP Galang dan SL selaku debitur dalam kasus dugaan korupsi kredit fiktif Rp 31,6 miliar, Kamis 3 Juni 2021.



Menurut Syahdan, adanya peristiwa tersebut akan menjadikan Bank Sumut ke depannya lebih baik lagi dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh stakeholder.


BACA JUGA:3 Poin Putusan MK Tolak Gugatan Dahlan Aswin Hasil PSU Pilkada Madina

Secara internal, lanjut Syahdan, pihaknya akan terus memperbaiki SOP Bank Sumut untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana ataupun penyelewengan yang sama.


"R sendiri telah diberhentikan sebagai pegawai Bank Sumut. Meski demikian, itu tidak akan menghapus pertanggungjawaban dirinya kepada hukum," tegasnya.



Penandatanganan pakta integritas bersama KPK beberapa waktu lalu menjadi wujud nyata dan komitmen PT. Bank Sumut yang anti korupsi dan fraud. Sebab, kata Syahdan, hal itu akan dapat merugikan semua pihak. "Dan peristiwa itu sendiri tidak berdampak pada kinerja keuangan dan operasional PT. Bank Sumut," tutup Syahdan.

Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin