Kerah Putih

Amir Yanto: Setelah saya cek ditangani Kejari Paluta

DR Berita
istimewa

Kajatisu Amir Yanto bersama LSM didampingi Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian.

DRberita | Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta) sampai saat ini belum ditetapkan tersangkanya. Kasus ini ternyata dilimpahkan ke Kejari Paluta.

Hal ini diketahui dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Amir Yanto, Rabu 6 Mei 2020.

Baca Juga: Masjid Agung Medan Diupayakan Bisa Digunakan pada Sholat Idul Adha 1441 H

Amir memastikan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan 4 hektar, senilai Rp 3,2 miliar yang bersumber dari APBD ini telah ditangani oleh Kejari Paluta.


"Mas, setelah saya cek ditangani Kejari Paluta, sy minta lapirannya dl ya," jawab Amir Yanto melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga: HIMMAH Sumut Ingatkan Dirut BUMN Segera Copot Dirut PTPN2

Diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan lahan pemkab Paluta ini dilaporkan oleh DPP Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatera Utara (GPMSU) ke Kejatisu, Jalan AH. Nasution, Medan, pada Senin 20 Januari 2020.


Saat itu, GPMSU melapor sekaligus melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejatisu, dan diterima langsung oleh Kajatisu Amir Yanto.

Amir Yanto langsun memerintahkan Asintel Andi Murji Machfud untuk menyelidiki dan membentuk tim khusus menangani kasus tersebut. (art/drb)

Penulis: Artam

Editor: Gambrenk