Kerah Putih

KPK Harus Tetapkan Tersangka Korupsi UIN Sumut

DR Berita
drberita/istimewa
Ketua LSM OMMBAK Rozi Albanjari.
DRberita | Kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, yang sudah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus ada pembuktiannya.

Demikian disampaikan Ketua LSM Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi (OMMBAK) Rozi Albanjari di Kawasan Mandala By Pass, Medan, Senin 21 Oktober 2019.

"KPK jangan setengah-setengah bertindak. Kita meminta segera ditetapkan tersangkanya, biar jelas siapa saja koruptor di UIN Sumut," tegasnya.

Alumini UIN Sumut ini juga berpesan agar KPK jangan terintervensi oleh oknum-oknum yang menolak terungkapnya para koruptor pembangunan gedung kuliah terpadu UIN Sumut.

"Intinya kita menolak kasus korupsi ini berhenti. Harus ada tersangkanya, jika tidak kita akan demo ke KPK," ujarnya.

Diketahui, pembangunan gedung kuliah terpadu UIN Sumut senilai Rp 45.766.730.079,91 tersebut diikuti oleh 25 perusahaan. PT Multikarya Bisnis Perkasa ditetapkan sebagai pemenang lelang.

Namun progres pekerjaan dengan batas waktu yang ditentukan hanya 60 persen, akan tetapi pencairan uang dilakukan 91 persen. Ada dugaan uang fee proyek mengalir ke Rektor UIN Sumut Prof. Saidurrahman. (art/drc)


Editor: admin