Kerah Putih

Hasil Audit BPK Pemprov Sumut Dibawa ke Kejatisu

DR Berita
drberita/istimewa
Demo Gema Sumut di Kejatisu.
DINAMIKARAKYAT - Dugaan korupsi Pemprov Sumut tahun 2016 diungkap oleh puluhan massa yang mengatasnamakan DPP Gerakan Masyarakat (Gema) Sumut, ketika berdemo di depan Kantor Kejatisu, Kamis 2 November 2017.

Sejumlah dugaan korupsi itu antara lain, soal dugaan penyelewengan dana BOS tahun 2012-2015 sebesar Rp1,5 miliar, penyaluran dana BOS tahun 2016 sebesar Rp1,1 miliar, teridikasi fiktif karena rekening penerima BOS tidak diketahui.

Selain itu, indikasi korupsi di BPBD Sumut sebesar Rp653 juta, pencairan UP di BPBD Sumut sebesar Rp200 juta yang tidak sesuai ketentuan.

Kemudian masalah penerimaan retribusi daerah atas kegiatan penyelenggaraan sekolah dan diklat di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumut tahun 2016 sebesar Rp584 juta.

"Ini semua sudah menjadi temuan BPK. Artinya, kuat dugaan telah terjadi korupsi. Maka dari itu, kami meminta kepada Kejatisu untuk segera mengusut semua kasus ini. Agar Sumut ini bersih dari para koruptor," ungkap Koordinator Aksi Zarkasih Margolang dalam orasinya.

Koordinator Lapangan Gema Sumut Zari Aditya Rangkuti menimpali dalam kaitan sejumlah temuan itu, mereka juga mendesak agar Gubernur Sumatera Utara segera mencopot semua kepala SKPD yang terlibat kasus korupsi. "Kita minta Gubsu untuk mencopot semua kepala SKPD yang terjangkit virus korupsi," tukasnya.

Keduanya kembali mengakatan, bila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti, mereka akan kembali menggelar aksi sampai para pejabat yang terlibat korupsi digiring ke meja pengadilan.

"Kami minta ini segera ditindaklanjuti, karena kalau tidak, kami akan kembali berdemo sampai kasus ini disidang," tandas keduanya. (art/drc)

Editor: admin