Kerah Putih

Demo JMM: Tuntut Kapolda Sumut Tangkap Kepala Balai Perkeretaapian

DR Berita
drberita/istimewa
JMM Sumut demo di Mapoldasu
DRberita | Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) Sumut, Senin 13 Januari 2020, mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Mereka menuntut Kapolda Irjen Martuani Sormin menangkap dan memenjarakan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Utara atas dugaan jual beli proyek.

Dalam orasinya Imam Bukhori sebagai Koordinator Aksi menyampaikan bahwa JMM Sumut sudah lama ingin menyampaikan pesan dugaan korupsi yang terjadi di Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera bagian Utara kepada pihak polisi.

Hanya saja karena adanya himbauan dari kepolisian agar tidak unjuk rasa sementara waktu guna menjaga kondusifitas tahun baru, JMM sebagai mahasiswa harus patuh.

JMM memaparkan beberap dugaan korupsi yang terjadi di Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Utara, di antaranya pemeliharaan jalur kereta api antara Rantau Parapat hingga Kota Pinang KM 5+000 s/d 10+000 RPK-2, yang kerjakan oleh PT Istana Agung Perkasa dengan pagu anggaran Rp 216.433.597.000 yang berasal dari APBN 2017.

"Kedua, oembangunan jalur kereta api Rantau Parapat denagn Kota Pinang KM 10+000 s/d 13+500 RPK-3. Kerjaan jalur KA tersebut dikerjakan oleh PT Mitra Persada Jaya dengan nilai Rp 152.303.858.000. Akan tetapi diduga proyek tidak dikerjakan sehingga kini dilaksanakan oleh PT Multi Engineering Grup," kara Imam Bukhori.

Kemudian, pembangunan jalur kereta api antara Rantau Parapat-Kota Pinang KM 0.000 s/d 5+000 /RPK1. Pekerjaan ini dilaksanakan PT Eka Surya Alam dengan kontrak 06/SP/RPK/BTP/SPU/IX/1207 senilai Rp 99.976.373.000 yang juga bersumber dari APBN 2017.

"Berdasarkan temuan tersebut, kuat dugaan bahwa telah terjadi jual beli Proyek di Balai Teknik Perkeretaapian Sumut," kata Imam Bukhori.

Aksi yang dilakukan JMM akhirnya ditanggapi Humas Polda Sumut Kompol Ahmad Yani. Ia mengatakan tuntutan massa JMM akan disampaikan kepada pimpinan. "Harapan kami, adik-adik mahasiswa melakukan laporan secara resmi pada pihak Poldasu," katanya.

Unjuk rasa tersebut berlangsung dengan lancar. Sebelum bubaran, massa JMM kembali berorasi sebentar, mereka mengingatkan agar Polda Sumut jangan sampai kecolongan atas dugaan korupsi di Balai Perkeretaapian Sumatera Bagian Utara. "Kami yakin Kapolda Irjen Pol Martuani Sormin mampu menangani kasus ini hingga tuntas," sebut massa. (art/drc)


Editor: Bornok