Kerah Putih

Bukti Temuan Dugaan Korupsi BOK Dinas Kesehatan Asahan Sampai ke Bupati

DR Berita
drberita/istimewa
Inspektorat Kabupaten Asahan.
DRberita | Laporan bukti temuan dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk perekrutan tenaga kontrak pada Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan telah sampai ke Bupati.

Bukti temuan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan khusus tim Aparatur Penyidik Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Asahan, nomor: 700/01/K tertanggal 13 Maret 2019.

Hasil pemeriksaan tersebut menunjukan, terdapat penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Asahan dr Aris Yudhariansyah atas penyimpangan dalam proses perekrutan tenaga kontrak tahun 2019 yang dibiayai dari BOK senilai Rp 18 miliar bersumber dari APBN.

Berdasarkan keputusan perjanjian tenaga kontrak, ditemukan sebanyak 116 orang yang diterima pada Dinas Kesehatan Asahan. Namun 58,62 persen atau 68 orang tidak memenuhi kualifikasi pendidikan, sesuai dengan petunjuk teknis. Sehingga perekrutan tersebut merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah, dan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 dan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 3 tahun 2019.  

Kepala Inspektorat Asahan Zulkarnain Nasution mengakui hasil pemeriksaan tersebut telah sampai ke Bupati Asahan.

"Lebih jelasnya coba tanya langsung sekretaris, secara teknis beliau (sekretaris) yang mengetahui," ucapnya, Jumat 20 Desember 2019.

Laporan bukti temuan dugaan korupsi BOK Dinas Kesehatan Asahan, dari hasil pemeriksaan APIP ternyata tidak sampai ke penegak hukum. Hal itu diketahui dari pengakuan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Asahan Ruslan.

Ruslan mengakui belum ada laporan tindak lanjut dari Kepala Dinas Kesehatan Asahan dr Yudhariansyah atas laporan temuan dugaan korupsi BOK tenaga kontrak yang sudah diterima Bupati Asahan.

"Belum ada ke penegak hukum, yang ke bupati juga belum ada laporan tindak lanjutnya. Saya lupa apa saja temuannya, nanti saya sampaikan," kata Ruslan. (art/drc)


Editor: admin