Kerah Putih

Agar Terungkap Jaksa Nakal, Amir Yanto Harus Segera Periksa Plt Kadis PU Medan

DR Berita
istimewa
Kajatisu Amir Yanto
DRberita | Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Amir Yanto harusnya segera memeriksa Plt Kadis PU Medan Zulfansyah untuk membuktikan dugaan korupsi sejumlah paket pekerjaan proyek APBD tahun 2019. Agar terungkap siapa saja jaksa nakal yang berada di Dinas PU Medan.

"Siapa saja jaksa nakal yang bermain di Dinas PU Medan, dan dinas lainnya baik itu kabupaten kota dan provinsi. Kajati Amir Yanto kita yakini kurang info dan belum tahu. Makanya Amir Yanto harus periksa Plt Kadis PU Medan Zulfansyah," kata Aktivis 98 Acil Lubis di Kawasan Medan Denai, Medan, Minggu 29 Maret 2020.

Menurut Acil, ada tiga proyek drainase yang baru dikerjakan pada Januari 2020. Pertama, di Jalan Madio Santoso Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, nomor lelang 5986308 dengan nilai Rp 2,2 miliar.

"Pemenang lelang CV Ramadhan beralamat Jalan Purwosari No. 56A Medan, harga penawaran Rp 1.874.076.590," kata Acil.

Kemudian, kata Acil, pengerjaan drainase di Jalan Multatuli dengan nilai lelang Rp 2,5 miliar yang dimenangkan oleh perusahaan dengan penawaran Rp 2.034.977.032.

Begitu juga dengan proyek drainase di Jalan Jati, dengan nilai lelang Rp 2,9 miliar yang dimenangkan CV Porlakta, dengan angka penawaran Rp 2.431.548.844.

"Ini pekerjaan tahun 2019 gak siap, dan dikerjakan 2020, seharusnya perusahaan tersebut kena denda penalti," kata Acil.

Tekait paket proyek ini, lanjut Acil, Plt Kepala Dinas PU Medan Zulfansyah telah melakukan penandatanganan pembayaran SP2D, meskipun ada 2 paket belum dilakukan pelaksaan revitalisasi namun dibayar dan dikerjakan setelah tutup tahun anggaran.

"Kajatisu bisa masuk dari kasus ini. Jika dibutuhkan, kita siapa dipanggil pak Amir Yanto untuk membeberkan nama-nama jaksa nakal yang bermain di dinas," kata Acil.

Acil memastikan kondisi yang terjadi ini akibat dari TP4D yang kini telah dibubarkan oleh Jaksa Agung ST. Burhanuddin. "Akibatnya ini berlanjut dengan cara diam-diam," tegas Acil. (art/drb)


Penulis: Artam

Editor: Gambrenk