Jalan Jalan

AVROS di Sumatera Timur, Dan Kekejaman Tuan Kebun

DR Berita
Foto: Istimewa

Gedung Avros

DRberita.com | Bangunan peninggalan Belanda di Kota Medan, memiliki kelebihan tersendiri bagi tata ruang Kota Medan. Tak heran jika bangunan bersejarah itu banyak dijadikan objek berpoto oleh pecandu selfie.



Dikutip dari berbagai sumber, Senin 7 Juni 2021, salah satu bangunan peninggalan Belanda tersebut adalah Avros.


BACA JUGATabrakan, 2 Bocah Luka Ringan Korban Lain Tak Bergerak, Kejadian Simpang Swadaya


Bangunan gedung Avros kini terlihat lebih cantik, anggun, dan penuh aura tercermin dari gedung yang diarsiteki oleh GH. Mulder pada 1918, terletak di Jalan Pemuda No.10A Medan.


Berdiri 3 lantai memiliki ukuran tidak beraturan sekitar 20 x 25 m2 dengan tingginya sekitar 25 m ditambah satu ruang bawah atap, sekaligus ruang menara jam dengan komponen material lantai ubin dan teraso, dinding bata, atap genteng. Gedung Avros dibuat dengan gaya arsitektur Art Nouveau.


BACA JUGALSM Perintis Sarankan UU ITE Jadi Perdata


Art Nouveau adalah sebuah gaya arsitektur yang muncul pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Prinsip dasar dalam gaya arsitektur ini adalah ekspresi unsur-unsur utilitarian dari suatu bangunan (perencanaan, metode konstruksi, dan bahan) melalui citra artistik. Dalam sintesis artistic bangunan-bangunan yang memakai gaya art-nouveau, dekor ornamental tidak begitu menentukan esensi dari gayanya. Ornamen-ornamen dekoratif justru lebih sering mengambil bentuk dan merupakan ciri khas dari Art Nouveau.



Interior gedung Avros terdiri dari ruang depan mengarah ke tangga lantai atas dan di bawah tangga ini ada dua lemari besi (brankas). Pintu keluar belakang mengarah ke beberapa bangunan tambahan dengan ruang kerja pribadi.


Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: admin