Hukum

Tugas Kerja ke Medan, Sekda Nias Utara Ditangkap Pesta Narkoba Bersama 5 Wanita

DR Berita
Foto: Istimewa

Sekda Nias Utara Yafeti Nazara (tengah atas) bersama 5 teman wanita uang ditangkap Polrestabes Medan.

DRberita.com | Sekda Nias Utara Yafeti Nazara ditangkap pesta narkoba bersama 5 wanita di lokasi hiburan malam Scorpio Karoke dan Bar, Jalan Adam Malik, Medan, Minggu 13 Juni 2021, sekira pukul 02.00 WIB.


Yafeti datang ke Medan dalam tugas kerja. Bersama 3 temannya, mereka pesta narkoba di Kota Medan.



Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, delapan orang yang ditangkap bersama Sekda Nias Utara Yafeti Nazara masing-masing YAZ alias Zega (42) dan RAG alias Ronald yang merupakan karyawan BUMN.

Baca Juga:Pemecatan 2 Direksi PDAM Tirtanadi Dikabarkan Terkait Dugaan Korupsi BOT di Polda Sumut

Kemudian mahasiswa berinisial JH alias Johan (31). Lalu AS alias Anisa (30), RID alias Indah (22), DS alias Dila (33), ES alias Nita dan AL alias Ade (31).



Baca Juga:Gubsu Pecat 2 Direksi PDAM Tirtanadi


"Dia (Yafeti) mengaku mengonsumsi 1/4 butir pil ekstasi, Zega 1 butir, Ronald 1/2 butir, dan Johan 1/2 butir pil ekstasi," kata Riko di Polrestabes Medan, Senin 14 Juni 2021.


"Untuk Nita dan Anisa mengonsumsi 1/2 butir, Adelia dan Ade 1 butir. Indah sendiri pengakuannya tidak mengonsumsi narkoba meski berada di dalam ruangan," sambungnya.


Riko menjelaskan, Yafeti dan delapan temannya ditangkap saat razia di dalam ruangan 201, lantai dua, lokasi hiburan malam. "Total ada sembilan orang, terdiri atas empat laki-laki dewasa dan lima perempuan" katanya.


Selain Yafeti dan teman-temannya, lewat operasi yang dilakukan di lokasi hiburan malam, polisi mengamankan 63 orang, terdiri atas 23 perempuan dan 40 laki-laki.


Baca Juga:Gubsu Pecat 2 Direksi PDAM Tirtanadi, Ini Kata Joni dan Feby

Dari jumlah tersebut, 11 orang patut diduga terlibat peredaran gelap dan konsumsi narkoba. Dari mereka disita 26 butir pil ekstasi, 14 unit ponsel serta barang-barang pribadi lainnya.



"11 orang yang terlibat kasus narkoba masih menjalani pemeriksaan. Masih kami kembangkan lagi untuk mengejar pemasok barang haram tersebut," jelas Riko.

Penulis: Arcito

Editor: admin