Hukum

Terungkap, Proyek PLTM di Langkat Tidak Ada Amdal

DR Berita
Foto: DRberita

Lokasi proyek PLTM yang dikerjakan PT. Thong Langkat Energi di Kabupaten Langkat.

DRberita.com | Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohydro (PLTM) yang dikerjakan PT. Thong Langkat Energi (TLE) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tidak ada Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Proyek ini berada di Sungai Wampu.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Sugiatno didampingi Kepala Seksi (Kasi) Kajian Dampak Lingkungan, Panusunan Harahap membenarkannya, Senin 6 Juli 2020.


PT. Thong Langkat Energi menurut mereka tidak terdaftar di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara. "Gak ada di sini, mungkin di kabupaten. Coba dicek dulu, ingat-ingat kami tidak ada," ungkapnya.

Baca Juga: Persis Depan Masjid, Jalan Provinsi Menuju Wisata Bukit Lawang Rusak Parah

Sugiatno kemudian menyuruh stafnya mengecek ulang untuk memastikan apakah PT. Thong Langkat Energi terdaftar sebagai pemilik AMDAL. "Gak ada!" tegas Sugiatno setelah mendapat laporan stafnya.


"Bukan berarti tidak ada dokumen, bisa jadi di Langkat. Karna di Langkat sudah ada komisi penyelesian amdal," sambungnya.

Sesuai Permen Lingkungan Hidup No. 5 tahun 2012 yang diganti dengan Permen No. P08 tahun 2013 tetang kewenangan dan Permen KLHK No. P38 tahun 2018 tentang jenis usaha, Sugiatno mengatakan kemungkinan amdal proyek PLTM yang dikerjakan PT. Thong Langkat Energi dibuat di kabupaten.

"Lihat jenis usahanya apa, jika kecil bisa dibuat di kabupaten, yaitu UPL/UKL. Jika besar harus punya amdal," katanya.

Baca Juga: Danlantamal I Belawan Gowes ke Sarang Petarung Harimau Putih

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Binsar Situmorang terkait AMDAL PT. TLE tidak bisa dihubungi. Kabanya, Binsar lagi sibuk mengurus dirinya yang mau ikut pencalonan walikota di Kota Pematangsiantar dalam pilkada serentak 9 Desember 2020.

Diketahui, PT. Thong Langkat Energi adalah salah satu perusahaan dari 38 perusahaan yang mengerjakan proyek PLTM untuk pengembang energi baru terbarukan di wilayah Sumatera. PT. TLE ini sendiri mendapatkan proyek sebesar 10 MW yang berada di dua titik di Kabupaten Langkat.


(art/drb)

Penulis: Arief Tampubolon