Hukum

Setelah di BAP Kemenkum HAM, Relawan Bobby Nasution Rencana Lapor LPSK

DR Berita
Foto: Istimewa

Rahmadsyah di Kantor Kemenkum HAM

DRberita.com | Relawan Gerakan Medan Berkah (GMB) pendukung Bobby Nasution di Pilkada 9 Desember 2019, Rahmadayah diperiksa tim penyidik Kemenkum HAM Sumut. Ia di BAP terkait dugaan Rumah Dinas Kepala Rutan Kelas II B Humbang Hasundutan (Humbahas) Revanda Bangun dijadikan lokasi mesum.

Koordinator GMB Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Rahmadsyah mengatakan, dirinya diundang Kemenkum HAM Sumatera Utara untuk dimintai keterangan terkait laporan dugaan Rumah Dinas Kepala Rutan Kelas II B Humbang Hasundutan (Humbahas) Revanda Bangun dijadikan lokasi mesum.

"Tadi baru selesai diperiksa tim penyidik Kemenkum HAM Sumut. Iya, terkait rumah dinas Karutan Humbahas. Saya melaporkan hasil inveatigasi saya dan teman-teman," ujarnya kepada wartawan, Senin 28 Juni 2021.

Baca Juga :Ikut Road Show Gubsu ke Tabagsel, Sedikitnya 6 Tenaga Ahli Dinas Kominfo Positif Covid-19

Aktivis inipun membeberkan pemeriksaan dirinya terkait apa yang dilaporkannya, yaitu hasil investigasi mereka bahwa Rumah Dinas Karutan Humbahas di Dolok Sanggul dijadikan lokasi mesum dengan bukti ditemukannya 4 diduga pekerja seks komersil (PSK).


"Ketua tim penyidiknya tadi Anak Agung Gde Krisna, ia Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Sumut. Saya jelaskan tadi kronologis investigasi bagaimana kami dan perangkat desa melakukan penggerebekan dan pengecekan terhadap 4 wanita diduga PSK yang berada di Rumah Dinas Karutan Humbahas, hingga saya diintimidasi dan diancam bunuh oleh oknum diduga suruhan Karutan Humbang Hasundutan, untuk mencabut laporan dan menghapus poto dan videonya," ungkap Rahmadsyah.

Baca Juga
Pantai Woong Rame Tetap Rame Meski di Tengah Pandemi

Ia pun berencana akan meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) karena merasa dirinya terancam dari oknum-oknum diduga suruhan Revanda Bangun Karutan Humbahas.

"Rencana saya mau ke Jakarta, minta bantuan perlindungan dari LPSK, gak tahan aku diteror dan intimidasi terus," katanya.

Sebelumnya, Kantor Kemenkum HAM Sumut didemo Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara untuk menyikapi adanya pengancaman dan intimidasi yang diduga dilakukan Revanda Bangun Karutan Kelas II B Humbang Hasundutan, Kamis 24 Juni 2021.

Baca Juga
Danrem 172/PWY Apresiasi Pelaksanaan Satgas Pamrahwan Yonif PR 432/WSJ
Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin