Hukum

Ruslan Buton Keluar dari Tahanan Bareskrim Polri

DR Berita
Foto: Istimewa

Ruslan Buton keluar dari Bareskrim Polri bersama kuasa hukum.

DRberita.com | Ruslan Buton keluar dari tahanan Bareskrim Polri berdasarkan penetapan Majelis Hakim setelah mengabulkan permohonan kuasa hukum terdakwa yang dibacakan pada persidangan, Kamis 17 Desember 2020.


"Dengan dikabulkannya penanguhan tersebut maka pemeriksaan perkara berlanjut pada Januari 2021 dalam pemeriksaan Ahli dari JPU dalam perkara pidana sebagaimana 4 dakwaan alternatif," jelas kuasa hukum Tonin Tachta Singarimbun SH, melalui siaran pers, Jumat 18 Desember 2020.



"Rencananya JPU mengeluarkan Ruslan Buton dari Rutan Bareskrim, hari Kamis, sekitar jam 17. 15 sore," lanjut Tonin.


Baca Juga :Ruslan Buton Dipecat dari TNI Bukan Karena Membunuh Petani, Tapi Menangkap TKA China


Sementara itu, anggota kuasa hukum lainnya Suta Widhya SH mengatakan penetapan penangguhan dengan nomor 845/Pid.Sus /2020 /PN. Jkt. Sel, berbunyi "demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Mahaesa, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah membacakan Surat Penetapan Penahanan dengan 8 butir pertimbangan.


Butir pertama, penyidik sejak 29 Mei 2020 sampai dengan 17 Juni 2020. Butir kedua hingga ketujuh berupa perpanjangan penyidikan oleh Penuntut Umum, hingga masa tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sampai dengan 1 januari 2021.



"Sebenarnya tertanggal 8 Oktober dan 3 Desember 2020 tim kuasa hukum sudah meminta penangguhan penahanan atas terdakwa Ruslan Buton," kata Suta.


"Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menimbang penangguhan penahanan disertai janji dan pernyataan penjaminan bahwa terdakwa tidak akan melarikan diri. Tidak menghilangkan barang bukti, tidak mengulangi tindak pidana, tidak mempersulit jalannya penuntutan atau pemeriksaan di sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan serta sanggup dan bersedia untuk menghadiri pemeriksaan di PN Jaksel, serta terdakwa saat ini masih sebagai kepala keluarga, semua ini yang menjadi pertimbangan hakim mengeluarkan Ruslan Buton per Kamis 17 Desember 2020," jelas Suta.



Pengadilan memerintahkan JPU ajar melaksanakan penetapan ini dan melaporkannya dengan membuat Berita Acara Pelaksanaan penangguhan penahanan. Selain itu agar Terdakwa susul keluarganya selekas mungkin diberikan sehelai tembusan atau turunan dari penetapan nomor: 845/Pid. Sus/2020 /PN. Jkt. Sel yang ditandatangani oleh Hakim Ketua Majelis Dedy Hermawan SH MH dengan anggota Ratmono SH MH dan Haruno Patriadi SH MH.


Baca Juga :Pakar Hukum Pidana: Penangkapan Ruslan Buton Melanggar Yuridis Konstirusional


"Tadi kami sempat bersitegang terkait meminta Ruslan Buton keluar dari kamar tahanan. Petugas jaga keberatan untuk mengeluarkan karena belum datang JPU ke Bareskrim. Sehingga kami berinisiatif ke lantai 9 menemui staf Tahti Mabes Polri. Akhirnya petinggi yang ditelpon oleh Bripda I akhirnya memberikan toleransi untuk mengeluarkan Ruslan Buton dari ruang tahanan ke arah lobi rutan. Tapi, tidak lama berselang, kemudian JPU pun datang, sehingga bisa kami keluarkan Ruslan Buton untuk menghirup udara bebas malam itu," tutup Suta.




art/drb

Editor: admin

Sumber: Rilis