Hukum

Respon Protes Warga, Kajati Sumut Dapat Apresiasi

DR Berita
istimewa

Warga Villa Setiabudi Flamboyan, Medan Tuntungan, Kota Medan yang protesnya direspon Kajati Sumut Amir Yanto.

DRberita | Penghuni komplek perumahan Villa Setiabudi Flamboyan, Medan, memberikan apresiasi pada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Amir Yanto yang langsung merespon protes warga atas bangunan kanopi tempat parkir mobil milik pribadi oknum jaksa Kejari Deliserdang Hendy Iskandar.

Kajati Sumut Amir Yanto diketahui, Rabu 29 April 2020, pagi mendatangi rumah Hendy Iskandar dan memerintahkan segera merobohkan bangunan kanopi tempat parkir miliknya yang diprotes warga selama ini karena berdiri di atas fasilitas umum.

"Hendy Iskandar arga Blok S No. 12 Villa Setiabudi Flamboyan dengan penuh kesadaran akhirnya membongkar bangunan kanopi tempat parkir mobilnyaa saat itu juga. Kami pengurus komplek mewakili warga sangat berterimakasih dengan respon yang diberikan Kajatisu, bahkan mendatangi rumah yang kami protes. Luar biasa kepedulian beliau," ujar Said Harahap didampingi pengurus lainnya Datuk S. Ferri, Wakil Ketua Bahtiar Sidabalok, Sekretaris Sudarta Sitepu, Keamanan Mulyadi, B.Limbong, Rifai, Rinda Tambunan, Abror, Elisabet Simanjutak, Dewi Maya dan Latifah Anum, Kamis 30 April 2020.

Baca Juga: Kajati Sumut Langsung Tindak Anggota yang Punya Lokasi Parkir Mobil Pribadi

Pembongkaran kanopi yang dilakukan pekerja saat itu disaksikan sejumlah warga. Pekerja bangunan membuka kerangka dan atap kanopi parkir mobil oknum jaksa yang berdiri tepat di samping rumah dan jalan fasilitas umum yang juga akses damkar kendaraan berbadan lebar.

Warga komplek prumahan Villa Setiabudi Flambouan Medan mengapresiasi sikap Hendy Iskandar yang membongkar sendiri bangunan kanopi karena ditegur Kajati Sumut Amir Yanto.

"Ini dapat dijadikan contoh itikad baik kepada pemilik bangunan lainnya yang masih berdiri eperti bangunan di atas saluran drainase dan fasum lainnya untuk segera membongkarnya," kata Sidabalok, warga stempat.

Baca Juga: Lokasi Parkir Mobil Pribadi Oknum Jaksa Diprotes Warga

Data di lapangan terlihat masih berdiri empat bangunan di atas fasilitas umum, di antaranya dua unit milik anggota kepolisian Polda Sumut, dua unit milik warga sipil di depan rumah Ramli Manurung Blok U.16, Teddy Simamora Blok R.3 , Blok R.4 atas nama Lina, dan Dian Blok T.6.

"Pihak pengurus kerukunan warga tidak bosan-bosannya mengimbau agar bangunan tidak berdiri di atas fasilitas umum dan sosial sebagai akses kendaraan damkar dan lancarnya saluran drainase jika terjadi banjir ke jalanan. Dikhawatirkan akan mengundang kerawanan sosial dan ketertiban umum," tutup Said Harahap. (art/drb)

Editor: Gambrenk

Sumber: Pers Rilis