Hukum

Relawan Bobby Nasution Cabut Laporan di Kemenkum HAM Sumut, Ternyata Ini Alasannya

DR Berita
Foto: Istimewa

Relawan Bobby Nasution, Rahmadayah di Kantor Kemenkum HAM Sumut.

DRberita.com | Terkait beredarnya video pencabut laporan Rahmadsyah, aktifis dan Relawan Bobby Nasution di Kantor Kemenkum HAM Sumut terkait dugaan Rumah Dinas Karutan Humbang Hasundutan Revanda Bangun jadi lokasi mesum, menjelaskan pencabutan laporan tersebut di bawah intimidasi dan ancaman oknum bernama Firmansyah dan kawan kawan yang mengaku orang suruhan Revanda Bangun dan mengaku anggota Koti Pemuda Pancasila (PP) Sumut.

Rahmadsyah juga mengatakan bahwa dirinya dipaksa oleh keluarga Heri Wibowo atau Heri Kewel yaitu papanya Heri Kewel untuk mencabut laporan di Kemenkum HAM Sumut karena Heri Wibowo alias Heri Kewel disiksa di dalam rutan humbahas apabila dirinya tidak mencabut laporan tersebut.

Baca Juga :LKLH Sumut Somasi PTPN3 Sei Silau Diduga Alih Fungsi Kawasan Lindung

"Perlu saya jelaskan bahwa pencabutan laporan di Kemenkum HAM Sumut terkait dugaan Rumah Dinas Karutan Humbahas dijadikan lokasi mesum karena saya diintimidasi, bahkan diancam bunuh oleh Firmansyah Cs, ditambah lagi desakan dari orangtuanya Heri Wibowo alias Heri Kewel yang merupakan tahanan binaan Rutan Humbang Hasundutan, karena menurut pengakuan papanya Heri Kewel anaknya disiksa terus dalam rutan apabila saya tidak memcaut laporan, dan pencabutannya pada malam hari. Yang ngerekam saya di Kantor Kemenkum HAM Sumut itu si Firmansyah dari Koti PP," ungkap Rahmadsyah dalam keterangan tertulis, Rabu 30 Juni 2021.


Rahmadsyah juga menjelaskan bahwa Kepala Kantor Wilayah Menkumham Sumatera Utara Imam Suyudi sudah membentuk tim untuk mengusut kasus dugaan Rumah Dinas Karutan Humbang Hasundutan, Dolok Sanggul, dijadikan lokasi mesum.

Baca Juga :BPKH Tetapkan Bank Sumut Sebagai Penempatan dan Mitra Investasi Calon Jemaah Haji

"Ketua tim kasus dugaan rumah dinas Karutan Humgahas dijadikan lokasi mesum yaitu Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Sumut," kata Rahmadsyah.

"Saya sudah di BAP Menkum HAM Sumut, dalam BAP itu juga saya sebutkan bahwa alasan pencabutan laporan karena diintimidasi dan diancam bunuh, makanya setelah di BAP aku minta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)," tutupnya.

Baca Juga :Setelah di BAP Kemenkum HAM, Relawan Bobby Nasution Rencana Lapor LPSK
Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin