Hukum

Polres Labuhanbatu OTT Ketua LSM, Ini Sebenarnya yang Terjadi

DR Berita
Darrenz Nababan

Bukti surat tanah


"Pelaku berkata jika pelapor tak bisa memberikan tanah 3 hektar yang dimintanya, maka pelapor harus menggantinya dengan uang sebanyak Rp. 250 juta," ujar Deni.


Sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh Deni Kurniawan, Irmansyah pun memberitahukan hasil pertemuannya dengan Julhadi kepada Mufti.



Sabtu, 5 Juni 2021, masih keterangan keterangan versi polisi, Julhadi kembali menghubungi Irmansyah dan mempertanyakan terkait permintaannya sebelumnya. Seperti sebelumnya, Irmansyah pun kembali memberitahukan ini kepada Mufti.


BACA JUGA :PPDB Dinas Pendidikan Sumut Kacau, Lebih Parah dari Tahun Lalu


Mufti pun menyuruh Irmansyah untuk memberikan uang sebesar Rp. 5.000.000, kepada Julhadi, dengan pesan kekurangannya akan diberikan sesuai dengan permintaan Julhadi.


Diperintahkan demikian, Irmansyah pun menemui Julhadi di sebuah warung di Desa Aek Tapa, Marbau. Saat mereka duduk berdua di warung tersebut, polisi yang semula sudah dikontak oleh Mufti pun langsung membekuk Julhadi serta mengamankan seluruh barang bukti.



Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Julhadi kini mendekam di tahanan Polres Labuhanbatu yang disangkakan dengan pasal 368 KUHP dan pasal 369 ayat 1 KUHP dengan ancaman 9 dan 4 tahun penjara. Demikian keterangan versi polisi.


Sementara itu, rekan-rekan Julhadi yang tergabung dalam LSM Penjara Indonesia, sangat menyayangkan sikap Polres Labuhanbatu yang melakukan penangkapan terhadap pimpinan mereka.


Mereka mempertanyakan alasan polisi melakukan penangkapan. "Menurut Ketua kami, dia tidak pernah menyentuh uang itu. Bahkan beliau siap jika dilakukan pengujian sidik jari, " ujar Parulian Aruan, salah seorang anggota LSM Penjara Kabupaten Labuhanbatu Utara.



BACA JUGA :KPK Kembali Panggil Politisi Golkar Terkait Kasus Walikota Tanjungbalai


Parulian dan rekan-rekannya menduga, Julhadi memang sengaja dijebak oleh pelapor yang tidak ingin kasus penguasaan lahan milik negara yang diduga dilakukannya bersama-sama dengan orangtua kandungnya terkuak lebih jauh.


Halaman :
Penulis: Darrenz Nababan

Editor: admin