Hukum

Pascademo, Kajari Tapsel Ajak PWI Ngopi Bareng di Kafe

DR Berita
Foto: Istimewa

Anggota PWI duduk bareng dengan Kajari Tapsel Ardian SH.

DRberita.com | Pascademo di Kantor Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan (Tapsel), Kajari Ardian SH mengajak PWI duduk bareng sambil ngopi di Kafe Yasto, Jalan Kenanga, Kota Padangsidimpuan, Sumut, Sabtu 15 Agustus 2020.


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapsel Ardian mempersilahkan wartawan dan LSM melaporkan dugaan kasus korupsi yang terjadi di wilayah Tapsel.







"Kalau ada temuan penyelewengan uang negara, silakan laporkan dengan bukti-bukti pendukung. Pasti kita tindaklanjuti," ucap Ardian.


Baca Juga :Ratusan Massa Desak Jaksa Agung Copot Kajari dan Kasi Pidsus Tapsel


Ardian menjelaskan, dalam rangka melakukan penegakan hukum di wilayah kerjanya, kejaksaan tidak bisa sendiri melakukan. Tetapi harus bersinergi dengan pihak'pihak di luar kejaksaan termasuk dengan LSM dan wartawan.



"Penegakan hukum itu akan berjalan dengan baik jika mendapat dukungan dari stake holder, termasuk wartawan dan LSM. Sebab kemampuan kejaksaan untuk mendeteksi penyelewengan uang negara terbatas," akunya.


Dalam melaporkan dugaan kasus korupsi tersebut, Ardian berharap LSM dan wartawan maupun masyarakat tidak asal melapor saja. "Tentunya dugaan itu idealnya didukung dengan bukti bukti nyata atau konkrit," katanya.



Soal korupsi yang tengah ditangani Kejari Tapsel, Adrian mengatakan ada dua kasus tetapi sudah mengembalikan kerugian negara.


Baca Juga :Modus Korupsi Dana Desa Diawali dari Bimtek 25 Bagi 5


"Ada dua yang sudah membalikan, Desa Sipange Godang, Kecamatan Sayurmatinggi, pengembalian ke kas desa Rp 122.625.180, dan Dinas Kesehatan Tapsel Rp 20.454.000 ke kas daerah Tapsel," terang Adrian.




art/drb

Penulis: Arief

Editor: Gmbrenk