Hukum

Owner Arisan Online Dilaporkan Member ke Polrestabes Medan

DR Berita
Foto: DRberita

Anisa Mulya dan Kuasa Hukum Indra Buana Tanjung SH.

DRberita.com | Merasa ditipu dan uangnya digelapkan, seorang member arisan, Anisa Mulya (27) warga Komplek Perumahan Ubud, Blok C, No. 4, Jalan Sepakat Medan, melaporkan Owner 'Arisan Lisa' LAL (23) warga Jalan Denai, Gang Rukun, No.22 ke Polrestabes Medan.

Rencananya Anisa Mulya didampingi kuasa hukum Indra Buana Tanjung SH akan membuat laporan ke Polrestabes Medan pada Rabu 8 Juli 2020 sekira pukul 10.00 WIB.

Anisa Mulya didampingi kuasa hukumnya Indra Buana Tanjung SH mengatakan laporan yang dibuat atas sangkaan penipuan dan penggelapan serta pelanggaran Undang Undang ITE.

"Rencanaya besok (Rabu 8 Juli 2020) klain saya ini melaporkannya ke Polrestabes Medan. Yang dilaporkan langsung ownernya Arisan Lisa, yaitu LAL," ucap Indra Buana Tanjung SH, Selasa 7 Juli 2020.

Baca Juga:
Terbongkar, Buronan Koruptor Kejagung Ajukan PK

Menurut Indra Buana, klainnya Anisa Mulya mengalami kerugian sebesar Rp 36 juta. Selain itu juga merasa terhina karena ucapan LH orang tua dari LAL.

"Jadi begini, bu Anisa Mulya ini ikuti arisan online sebagai member. Penarikan pada putaran ke 6 uangnya tidak juga ditransfer sebesar Rp 10 juta oleh LAL. Seharusnya pada 20 Mei 2020 sudah diransfer uangnya," jelasnya.

Kemudian, lajut Indra Buana, pada 6 Juni 2020, seharusnya owner Arisan Lisa juga harus mentransfer uang sebesar Rp 5 juta untuk putaran ke 7.

Baca Juga: Demo Gayang Komunis, Massa dan Ketua DPRD Madina Bakar Bendera Replika PKI

"Tapi apa yang didapat, klain saya malah mendapat pertengkaran dari owner Arisan Lisa. Mereka tidak mau menyelesaikan uang putaran ke 6 dan 7, klain saya Anisa Mulya dihina serta ditantang untuk melapor ke polisi, ini disampaikannya secara langsung dan melalui WhatsApp," sebut Indra Buana.

Indra Buana berharap polisi bekerja secara profesional menangani laporan klainnya. "Sebelumnya, kita sudah dapat informasi ada tiga orang yang juga menjadi korban dan laporannya ke polisi tidak ditindaklanjuti. Makanyanya kita minta polisi profesional dengan laporan kita ini," ucap Indra Buana Tanjung.


(art/drb)

Penulis: Arief Tampubolon