Hukum

Oknum Lantamal Pangkalan Brandan Ditangkap Diduga Lecehkan Bocah Ingusan

DR Berita
Foto: Istimewa

Warga yang geram memadati Lantamal Satuan Kapal Patroli Posmat Pangkal Brandan.

DRberita.com | Sungguh biadab prilaku oknum yang bertugas di Pangkalan Utama TNI AL I (Lantamal I) Satuan Kapal Patroli Pos Pengamat (Posmat) Pangkal Brandan, Serma AA.


Dirinya diduga tega melakukan pelecehan seksual terhadap bocah ingusan 'Mawar' (8) di dekat Posmat Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Kamis 18 Maret 2021.


Peristiwa naas itu dialami Mawar saat dirinya sedang bermain bersama empat temannya di dekat Posmat Pangkalan Brandan. Kemudian Serma AA mamanggil korban dan temannya untuk bermain bersamanya. Kemudian, teman pria korban berinisial Re beberapa kali disuruh AA untuk membeli makanan kuaci.



Disaat Re pergi membeli kuaci itulah korban melampiaskan nafsu bejatnya ke korban dengan cara meraba-raba alat kelamin bocah yang masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar itu.


BACA JUGA :KPK Hanya Tuntut Mantan Bupati Labura 2 Tahun Penjara


"Tekejut kali aku dengarnya. Pas kejadian aku masih di daerah Securai tadi," ungkap orangtua korban Er via selulernya.


Mengetahui pelecehan yang dialami anaknya, Er yang pada saat itu sedang berada di Securai, langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Di sana, korban menceritakan kepada ayahnya, kalau dirinya dipangku oleh Serma AA dan kemaluan korban diraba-raba dengan alasan mau buat video Tik-Tok.



"Gitu sampai di lokasi, warga dah rame di Posmat itu. Sempat direkamnya pas anakku dilecehkan dia. Tapi gitu diperiksa hp-nya, video itu dah dihapusnya. Hancur kali perasaanku gitu dengar anakku dilecehkan," lanjut Er.


Kepada Er, tersangka Serma AA sempat meminta maaf dan mengaku khilaf atas perbuatan pelecehan yang dilakukannya itu.


BACA JUGA :


"Sekarang dia (Serma AA) sudah dibawa oleh Intel Yonif/8 Marinir Tangkahan Lagan. Aku minta agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini. Gak terima aku anakku dilecehkan seperti itu," pungkas Er.



Danpos AL Pangkalan Susu Letda Sunarno Sidadi yang juga mengomandoi Pos AL Pangkalan Brandan membenarkan peristiwa memalukan tersebut. Dirinya juga sangat menyayangkan kejadian itu.


"Dia sudah mengakuinya. Yang jelas, pelecehan terhadap anak di bawah umur adalah pelanggaran berat. Sekarang AA sudah diamankan di Yonif/8 Marinir dan akan diserahkan ke POM-AL Belawan untuk diproses," pungkas Sunarno.



Camat Sei Lepan Muhammad Iqbal membenarkan peristiwa pelecehan yang dialami oleh warganya. Iqbal berharap, agar Serma AA bisa diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.


BACA JUGA :Pengamat Ingatkan APBD Diskominfo Sumut Jangan Sampai Bermasalah Hukum


"Padahal tersangka itu rajin berbaur dengan masyarakat sekitar dengan menggelar gotong royong. Gak nyangka juga sampe seperti ini. Tadi tersangka sudah dibawa petugas Yonif/8 Marinir Tangkahan Lagan. Semoga bisa diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian ini tidak terulang lagi," ketus Iqbal.


Penulis: Arcito

Editor: admin