Hukum

Kepala MAN 1 Sergai Tak Datang ke Ombudsman, Polisi Lanjutkan Kasus Pelecehan Seksual YE

DR Berita
Istimewa

Polres Sergai

DRberita.com | Kepala MAN 1 Serdang Bedagai (Sergai) FN tidak menghadiri undangan permintaan klarifikasi Ombudsman RI Perwakilan Sumut atas dugaan maladministrasi laporan tindak pidana pelecehan seksual pencabulan YE ke Polres Sergai.

Karena tidak hadir tanpa pemberitahuan, Ombudsman akan melayangkan surat panggilan pertama kepada FN.

"Dipanggil untuk hadir pada Kamis, 22 Juli pukul 15.00 Wib," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, Jumat 16 Juli 2021.

Baca Juga :Disbudpar Sumut Dukung AELI Tingkatkan SDM Desa Wisata

Abyadi mengatakan, surat panggilan yang dilayangkan ini berbeda dengan surat undangan yang telah dilayangkan sebelumnya. Surat panggilan ini kata Abyadi, punya tenggat waktu.


Pasal 8 (d) UU No. 37 tahun 2008 menyebutkan, bahwa dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat, Ombudsman RI berwewenang memanggil terlapor.


Pasal 28 (a) juga menjelaskan, dalam rangka pemeriksaan laporan, maka Ombudsman dapat memanggil terlapor secara tertulis.

Baca Juga :CIMB Niaga Syariah dan DDW Serah Terima Hewan Kurban Untuk Daerah Marginal

Pasal 31 menegaskan, bila terlapor telah dipanggil tiga kali berturut tidak memenuhi panggilan dengan alasan yang sah, maka Ombudsman dapat meminta bantuan kepolisian untuk menghadirkan yang bersangkutan secara paksa.

"Karena Kepala MAN 1 Sergai tidak memenuhi undangan Ombudsman tanpa penjelasan, sehingga kami anggap tidak koperatif. Sebab, yang bersangkutan tidak menginformasikan alasan tidak memenuhi undangan Ombudsman. Karena itu, Ombudsman menggunakan kewenangan konstitusional yakni mengirimkan surat panggilan," jelas Abyadi.

Baca Juga :Kuasa Ilegal di Kawasan Danau Toba, Menteri LHK Harus Cabut Izin PT. TPL

Sebelum mengundang Kepala MAN 1 Sergai, Ombudsman yang menangani laporan YE juga mengundang Polres Sergai untuk diklarifikasi langsung pada Kamis 15 Juli 2021 kemarin. Klarifikasi kepada Polres Sergai dilakukan Ombudsman dalam rangka menelusuri kendala proses laporan YE. Namun, Polres Sergai meminta Ombudsman menunda klarifikasi.

Diketahui , Jumat 16 Juli 2021, Polres Sergai melanjutkan pemeriksaan atas laporan kasus dugaan pelecehan seksual YE sebagai pelapor. Terlapor FN juga dipanggil oleh Polres Sergai.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin