Hukum

Kapolda Sumut Musnahkan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu, Ganja, dan Ekstasi

DR Berita
Foto: Bambang

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memusnahkan narkoba jenis sabu, ganja dan ekstasi.

DRberita.com | Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu, ganja dan ekstasi di Mapoldasu, Rabu 22 Juli 2020.

Pemusnahanan barang bukti tersebut didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Dadang Hartanto, Karo Ops dan Dir Narkoba, Kabid Humas, Kabid Propam Polda Sumut, dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.



Dari seluruh barang butik yang dimusnahkan terdapat sebanyak 18 orang tersangka jaringan Aceh-Sumut pada periode Mei hingga Juli 2020.

Baca Juga: Polri Dapat WTP, Jenderal Idham Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK


"Hasil pengungkapan kasus oleh Direktorat Narkotika Polda Sumut seberat 36,75 Kg sabu, narkotika jenis ganja seberat 41 Kg dan butir
1.603 pil ecstacy dengan jumlah tersangka sebanyak 18 orang periode Mei hingga Juli 2020, jaringan narkotika ini yaitu dari Provinsi Aceh- Sumut - Jakarta," ujar Martuani.

"Kepada seluruh media agar terus memberikan edukasi melalui pemberitaan mengenai bahaya narkotika dan untuk masyarakat agar terus memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan pengedaran narkotika yang terjadi," sambungnya.



Pemusnahan barang bukti narkotika juga dilakukan untuk tangkapan periode Maret hingga Juli 2020 dengan barang bukti yang diamankan yaitu 51,38 kg sabu, 1.603 butir pli ecstacy dan 40. 798 gram ganja dengan jumlah tersangka sebanyak 83 dimana 2 di antaranya dilakukan tindakan tegas dan terukur. Sebanyak 50 berkas perkara.

Baca Juga: Dikawal TNI-Polri, Eksekusi Tanah PT Kereta Api Indonesia di Jalan Wahidin Berlangsung Aman


Pemusnahan barang bukti narkoba ini dilakukan dengan cara direbus dan dibakar. Para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 ancaman hukuman paling lama 20 tahun dan seumur hidup serta minimal 5 tahun penjara.




(art/drb)

Penulis: Bambang

Editor: Gambrenk