Hukum

Kajari Medan Terima Audensi PB PASU: Sinergi Kinerja Hukum

DR Berita
Poto: Istimewa

PB PASU audensi dengan Kajari Medan Teuku Rahmadsyah.

DRberita.com | Kejaksaan Negeri Medan (Kajari) Medan menerima Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB PASU) di ruang kerjanya, Jalan Adi Negoro No. 5, Medan pada Jum'at 26 Juli 2022.


Hadir sejumlah pengurus PB PASU di antaranya Eka Putra Zakran, Sudirman Naibaho, Amiruddin Pinem, Iskandar Chaniago, Zulkifli Lubis, Muhammad Yunus dan Resky Yudarti Solia.


Para fungsionaris PASU ini diterima langsung oleh Kajari Medan Teuku Rahmadsyah SH MH didampingi Kasi Intel Simon SH MH.

Kajari Medan Teuku Rahmadsyah mengatakan silaturahim merupakan hal yang baik.

"Kalau gak kayak gini, ya gak kenal, justru dengan silaturahmi maka kita jadi kenal. Kenal untuk apa? supaya kami bisa lebih baik lagi dalam menegakkan hukum, khususnya di Kota Medan," ujar Rahmadsyah.

BACA JUGA:
PASU Komitmen Dampingi Kaum Marginal Tanpa Bayaran di Polrestabes Medan

"Saya sejak Desember 2021 sudah di sini, sudah hampir dua tahun, biasanya jabatan kajari itu 8 sampai 10 bulan sudah sudah bergant. Di masa saya, Kapolres Medan aja sudah dua kali ganti, Ketua Pengadilan Sudah berganti, Walikota juga dari masa Pak Ahyar dan Pak Bobby saya sudah di Medan, sekarang pun saya masih di Medan," sambung Rahmadsyah.


Menurut Rahmadsyah, jika ingin melihat kinerja hukum di Indinesia, cukup melihat 5 titik, salah satunya Kota Medan, mewakili Sumatera. Pulau Jawa, lihat Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Bandung, Semarang dan Makasar. Lima titik ini sebagai barometer penegakan hukum di Indonesia.


"Kegiatan yang akan diselenggarakan oleh PASU tentu kami dukung. Semoga kegiatan KARBU PASU ini berjalan sukses. Kita sangat ingin bekerja sama dan bersinergi. Nanti coba kita sesuaikan waktu yang tepat, coba melalui Kasi Intel, pak Simon nanti disusun program yang bisa kita sinergikan. Misalnya diskusi atau FGD, kalau bisa bentuknya seminar nasional, nanti coba kita pikirkan. Untuk timnya yang menarik sekarang soal restorativ justice. Kita mendorong agar kasus seperti sandal hilang, jangan lagi diproses hukum, tapi kita dorong untuk diselesaikan di luar proses hukum," kata Rahmadsyah.

Ketum PB PASU Eka Putra Zakran, SH MH menyampaikan maksud dan tujuan pihaknya bertemu Kajari Medan Teuku Rahmadsyah dalam rangka membangun hubungan kerja sama dan sinergisitas antara sesama empat pilar penegak hukum. Hubungan kerja sama dimakud salah satu yaitu memperkuat upaya penegakan supremasi hukum yang bebas, mandiri dan berkeadilan.


"Pada 29 Juli 2022 nanti menggelar Tasyakuran dan Launching Karbu PASU di Hotel Madani Medan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mensyukuri telah suksesnya deklarasi, bakti sosial, dan rapat kerja. Kita sengaja melaunching pengajian rutin bulanan, karena advokat juga butuh siraman rohani dari para mubaligh atau pemuka agama agar hatinya teduh dan tidak jauh dari Tuhan," kata Eka.

BACA JUGA:
Soal Dugaan Korupsi Dana Desa Tanjung Longat, Ini Jawaban Kasi Intel Kejari Paluta

Selain itu, kata Eka, kagiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT RI ke 77 tahun.


"Kita akan melaunching acara PASU Lawyer Club (PLC) yang direncanakan setiap bulan dilaksanakan. Kita juga meminta dukungan dari Kajari Medan untuk itu," ujar mantan Ketua Pimpunan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Medan ini.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin