Hukum

Ini Kronologis Bentrokan PP dan IPK di Percut Sei Tuan

DR Berita
Foto: Muhammad Artam

PP dan IPK bentrok di Percut Sei Tuan

DRberita.com | Puluhan massa Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) terlibat betrokan di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa 15 Juni 2021. Bentrokan terjadi disebabkan rebutan lahan 4 hektare.



Berikut kronologis bentrokan yang terjadi antara ormas PP dan IPK;


Baca Juga:PP dan IPK Bentrok Rebutan Lahan 4 Haktare di Percut Sei Tuan



Awalnya, massa ormas IPK pimpinan Dedi Marbun mendatangi lahan dengan menggunakan tiga mobil truk, dimana lahan tersebut sudah lama dikuasai oleh massa ormas IPK. Massa ormas IPK pun bergabung dengan kelompok BPPRI dipimpin Dedek.


Massa IPK tidak terima karena lahan yang selama ini dikuasai oleh mereka seluas 4 hektare diambilalih oleh massa ormas PP, dan lahan tersebut dikuasai serta dilakukan pemagaran dengan panel terbuat dari beton.


Baca Juga:Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi Sulit Ditemui

Polsek Percut Sei Tuan pun melakukan mediasi antara kedua massa ormas PP dan IPK di Hotel Miana pada siang hari, oleh Kapolsek AKP Jan Piter Napitupulu masing-masing massa ormas agar membubarkan diri.


Karena belum menemukan kesepakatan, masing-masing ormas PP dan IPK mengumpul kembali dan terjadilah bentrokan kedua belah pihak.


Baca Juga:Terungkap, KPK Tak Miliki Salinan Data Hasil TWK Pegawai



Akibat bentrokan tersebut seorang dari masyarakat atas nama Sitanggang terkenak pukulan pada pelipis sebelah kiri mengakibatkan luka.


Pukul 16.00 Wib dilakukan pengaman oleh pihak Kepolisian dan TNI agar kedua kelompok menghetikan bentrokan dan diberi arahan agar membubarkan diri.

Baca Juga:Briptu Pergoki Istri Selingkuh di Kamar Hotel Berjarak 132 Km

Kemudian dilakukan kembali mediasi perwakilan dari Ormas PP (Dedi Ketua MPC Deliserdang ) dan IPK (Dedi Marbun) agar membubarkan diri.



Pukul 17. 00 Wib situasi sudan dapat dikendalikan dan kedua ormas PP dan IPK membubarkan diri. Sampai saat ini di lokasi masih dijaga oleh pihak kepolisian.

Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin