Hukum

Diperiksa PAM SDO Kejatisu, Jaksa Hendy Belum Mau Minta Maaf ke Warga

DR Berita
istimewa

Surat ucapan terimakasih dari warga komplek Villa Setiabudi Flamboyan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Amir Yanto.

DRberita | Hendy Iskandar, oknum jaksa di Kejaksaan Negeri Deliserdang, sampai saat ini belum mau minta maaf ke warga. Padahal dia sudah diperiksa PAM SDO Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu 6 Mei 2020.

Pemeriksaan Hendy Iskandar karena viral didatangi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Amir Yanto terkait kanopi pakir mibil pribadinya di fasilitas umum Komplek Villa Setiabudi Flamboyan, Medan.

Baca Juga: Unjuk Rasa BBM Depan PT. Pertamina Ricuh, 4 Mahasiswa UINSU Diamankan

Diketahui, tim dari Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tengah memeriksa dan memerintahkan jaksa Hendy Iskandar agar segera menyampaikan permohonan maaf kepada warga Komplek Villa Setiabudi Flamboyan.


Said Harahap, pengurus dan warga Komplek Villa Setiabudi Flamboyan mengaku belum ada menerima surat maupun permohonan maaf dari jaksa Hendy Iskandar, terkait kanopi parkir mobil pribadinya yang viral beberapa waktu lalu.

"Kita warga maupun pengurus belum ada menerima sepucuk surat permohonan maaf yang dimaksud tersebut. Hendy sendiri sampai hari ini juga belum ada berkomuniasi dengan pengurus maupun warga lainnya," kata Said Harahap.

Said memastikan persoalan warga komplek dengan Hendy Iskandar sudah tidak ada lagi. Warga sangat mengapresiasi Kejatisu yang langsung respon dan langsung dirobohkan kanopi parkir mobil pribadi Hendy Iskandar.

Baca Juga: Sekjen SPMI Protes Sikap Jokowi Terkait 16.000 TKI Balik ke Indonesia

"Pihak pengurus kerukunan warga tidak bosan-bosannya mengimbau agar bangunan tidak berdiri di atas fasilitas umum dan fasilitas sosial sebagai akses kendaraan damkar dan lancarnya saluran drainase jika terjadi banjir ke jalanan. Karena itu akan mengganggu ketertiban umum dan dikhawatirkan akan mengundang kerawanan sosial," jelas Said.


Kajari Deliserdag Teguh Wardoyo dikonfirmasi menolak untuk berkomentar panjang. "Itu kan urusan pribadi dia dan tidak ada sangkut pautnya dengan kedinasan. Persoalan permintaan maaf ke warga, itu urusan dia," tegas Teguh.

Sementara itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Surmadi mengaku belum mendapat laporan dari tim PAM SDO terkait hasil pemeriksaan jaksa Hendy Iskandar.

"Memang kita sarankan untuk menyampaikan maaf kepada pegurus dan warga komplek. Kita juga belum ada memberikan sanksi atas kejadian kemarin. Yang penting semua bisa berjalan dengan baik, penuh silaturahmi kekeluargaan antara warga dengan Hendy Iskandar," jawab Sumardi. (art/drb)

Editor: Gambrenk

Sumber: Pers Rilis