Hukum

Bocah 10 Tahun Dicabuli 10 Pelaku: LPA Medan Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

DR Berita
Istimewa

Ketua LPA Medan Alihot Sinaga

DRberita.com | Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Medan meminta pihak polisi segera mengungkap kasus pencabulan bocah 10 tahun yang terlupakan dilakukan 10 pria. Selain itu, LPA juga meminta agar pelaku diganjar hukuman seberat-beratnya.


"Polisi harus proses hukum seberat-beratnya bagi para pelaku, tidak perlu ada toleransi," ungkap Ketua LPA Kota Medan Alihot Sinaga dalam keterangan tertulis, Rabu 15 September 2021.

Alihat sangat menyayangkan adanya kekerasan seksual yang terjadi pada korban usia 10 tahun di Kota Medan yang dilakukan para pelaku sebanyak 10 orang. Jelas itu sangat memilukan bagi korban yang harus menghadapi situasi yang tidak mudah.

BACA JUGA:
Mantan Walikota Medan: Fasum dan Fasilitas Olahraga di Komplek Tasbih Kurang Perhatian

"Dari aspek hukum, pelaku tentu harus dihukum karena pembunuhan itu merencanakan kejahatan tersebut. Kita dari LPA Medan akan turun langsung melakukan pendampingan pada korban,".

Menurut Alihot, kasus ini memang sudah direncanakan oleh para pelaku yang telah menyiapkan peralatan seperti mobil, penutup dan pelakunya lebih dari satu, serta menggilir korban.


"Aparat kepolisian jangan ragu untuk mengusut kasus ini dan jangan ragu untuk memberikan pasal kepada para pelaku. Karena pelaku ini telah merusak masa depan korban," tegasnya.


LPA berharap korban mendapatkan rehabilitasi semaksimal mungkin, dilindungi dan dipenuhi hak-haknya. Korban juga harus tetap mendapatkan hak terpelajar dan kebutuhan dasar lainnya.

BACA JUGA:
Diberitakan Tangkap Wanita Saat Menyusui Bayi, Ini Kata Kapolsek Percut Sei Tuan

"Korban pasti sangat trauma berat, karena pelakunya ada sekitar sepuluh orang. Ini bukan hanya sekedar mendapatkan perhatian saja, tetapi harus segera dilakukan pemulihan terhadap sikologis korban," jelasnya.

dekat, korban berusia 10 tahun berinisial RAP mengaku diculik lalu dicabuli pada 23 Agustus 2021. Saat itu harus menjadi korban ke toko grosir dekat rumahnya. belum tiba di grosir, ia dipepet mobil pikap dan sempat mengelak.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin