Hukum

Kemenkumham Tidak Tau Terdakwa Narkoba Irfan Charo Hilang dari Rumah Sakit

DR Berita
drberita/ilustrasi
Terdakwa narkoba kabur.
DINAMIKARAKYAT - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) Sumut tidak mengetaui keberadaan seorang tahanan kasus narkoba, bernama Irfan Charo ‎(44) yang disebut-sebut menghilang disebuah rumah sakit di Medan, saat dibantarkan karena sakit.

"Kami tidak tau (Irfan Charo) hilang," sebut Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkuham Sumut, Hermawan Yunianto kepada wartawan, kemarin.

Hermawan menjelaskan bahwa Irfan Charo dibantarkan setelah ada penetapan pembantaran dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, yang menangani perkara.‎ Kemudian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan eksekusi pembantaran gembong narkoba tersebut.

"‎Bersangkutan (Irfan Charo) dibantarkan dan dirujuk ke Rumah Sakit Bina Kasih, Medan. Karena sakit yang dideritanya, itu awalnya. Sesuai dengan ketentuan berlaku pengaman dan pengawalan tahanan di luar, seutuhnya tanggung jawab polisi dan sebagai penetapan hakim adalah Jaksa. Sehingga keduanya itu saling berkordinasi untuk pengamanan dan pengawasan," jelasnya.

Kemudian, dia mengatakan keberadaan seorang tahanan di luar Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan, bukan tanggung jawab pihak dari Pemasyarakat untuk hal itu. "Setau kita berada di rumah sakit Bina Kasih," kata Hermawan.

Saat ditanyakan, apakah pihak Kemenkuham Sumut pernah melakukan pengecekan keberadaan Irfan Charo di rumah sakit tersebut? Hermawan mengatakan bukan tanggung jawab pihaknya.

"Secara fisik bukan tanggung jawab kami. Karena, tidak berada di dalam rutan dan kami tidak tahu (keberadaan Irfan Charo)," tandasnya.

Sementara itu, JPU Maria FR Tarigan membantah seluruh tudingan disampaikan ‎Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkuham Sumut, Hermawan Yunianto. Ia mengatakan Irfan Charo sampai saat ini, masih berada di Rumah Sakit Bina Kasih, Medan.

"Masih di rumah sakit Bina Kasih, karena baru siap operasi empeduh," tutur Maria Tarigan saat dikonfirmasi di Pengadilan Negeri Medan, Rabu 23 Agustus 2017.

Diketahui, Irfan Charo terdakwa kasus narkotika dengan barang bukti sabu seberat ‎700 gram diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, beberapa waktu lalu dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Irfan Charo sebelumnya ditahan di Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan, sembari proses persidangan atas kasus narkoba di Pengadilan Negeri Medan.

"Barang buktinya 700 gram sabu dan dalam proses persidangan saat ini. Karena, sakit dia. Belum tahu kapan dia bisa kembali disidangkan," tutur JPU wanita dari Kejati Sumut itu. (art/drc)

Editor: admin