Hukum

Eksepsi Terdakwa Korupsi Dikabulkan Hakim, Jaksa Siapkan Prindik Baru

DR Berita
ilustrasi
Kasus korupsi baju seragam sekolah SD Dinas Pendidikan Labusel.
DINAMIKARAKYAT - Dikabulkannya nota keberatan dakwaan (eksepsi) terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan baju seragam pelajar kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Labuhanbata Selatan (Labusel) tahun 2016, senilai Rp1,92 miliar, JPU akan melakukan upaya hukum lain agar para terdakwa tetap diadili.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan pihaknya sudah mendengar putusan eksepsi yang disampaikan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan terhadap dua terdakwa, Kamis 8 Maret 2018 lalu.

"Pasti ada upaya hukum akan dilanjutkan kembali dengan melakukan penyidikan kembali dengan sprindik (surat perintah penyidikan) baru lagi," kata Sumanggar dikonfirmasi, Minggu 11 Maret 2018.

‎Dua terdakwa dikabulkan eksepsinya adalah Waswin Lubis selaku Pejabat Pembuat Komitmet (PPK) dan Juli Syahbana Siregar alias Budi selaku Wakil Direktur 3 CV Kebersamaan.

Dengan ini, majelis hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengeluar terdakwa dari penjara. "Kalau seperti itu, perintah majelis hakim kita keluarkan," ucap Sumanggar.

Sumanggar mengungkapkan pihak jaksa belum menerima salinan putusan eksepsi tersebut dari pihak pengadilan. Setelah diterima akan dipelajari untuk melihat kelemahan dakwaan, yang dinilai majelis hakim dalam dakwaan JPU ada kekeliruan.

"Pastinya, kita pelajari dulu hasil putusan eksepsi itu. Ini belum kita terima. Setelah itu, baru kita bisa melakukan tindak lanjut lain dengan melakukan perlawanan (menerbitkan sprindik baru)," tandasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan diketuai ‎Irwan Efendi menerima eksepsi yang diajukan tim kuasa hukum kedua terdakwa.

"Mengadili dan memutuskan mengabulkan eksepsi terdakwa. Memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan," ucap Irwan Efendi di Pengadilan Tipikor Medan, pekan lalu. (art/drc)

Editor: admin