Hukum

Diduga Oknum Polisi Polres Nisel Datang ke Rumah Warga Marah-marah

DR Berita
drberita/istimewa
Oknum polisi Polres Nisel marah-marah datangi rumah warga.
DRberita | Seorang oknum Polisi yang bertugas di Polres Nisel berinisial JS diduga melakukan pengancaman kepada salah seorang warga Jalan Pelita, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, berinisial DL (39).

Kejadian bermula saat DL sedang berada di Medan karena tugas, tiba-tiba masuk telpon dari nomor yang tidak dikenal dan menanyakan dimana posisi DL dan menyuruh membayar utang sembari memaki DL dengan kata-kata 'Banci Kau dan Bajingan Kau'.

Merasa tidak mengenal penelpon apalagi memiliki utang dan karena posisi DL saat ditelpon berada di Medan maka kemudian DL melapor ke Propam Poldasu. Dari hasil penelusuran Propam Poldasu ternyata nomor yang menelpon DL merupakan nomor yang digunakan oleh salah seorang Oknum Polisi yang bertugas di Polres Nisel inisial JS. Oleh karena itu kemudian Propam Poldasu menyarankan DL untuk membuat laporan ke Provost Polres Nisel.

Tidak berapa lama setelah DL kembali dari Medan, pada hari Selasa siang 10 September 2019, sebuah pesan dari nomor yang sama yang menelpon DL masuk melalui aplikasi WA di HP DL yang isinya juga sama yaitu menyuruh DL melunasi utangnya sembari memaki DL dengan kata 'Penipu Kau'.

Sekitar satu jam setelah DL menerima pesan tersebut, seseorang menggedor-gedor rumah DL dengan sangat keras sembari berteriak-teriak agar DL keluar rumah dan membayar utangnya disertai dengan makian dan ucapan yang tidak pantas serta mengajak DL berkelahi.

Warga yang mendengar keributan itu berhamburan keluar rumah namun tidak berani menegur si pelaku karena mereka mengetahui si pelaku adalah oknum polisi yang bertugas di Polres Nisel. Begitu juga dengan DL dan keluarganya juga tidak berani keluar rumah karena situasi sangat mencekam dan yang bersangkutan membawa beberapa orang teman-temanya.

Oleh DL kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polres Nias Selatan dan selang berapa lama kemudian Petugas dari Polres Nias Selatan mendatangi TKP namun yang bersangkutan sudah pulang.

Dari keterangan DL dan beberapa saksi, ciri-ciri pelaku diduga adalah Oknum Polisi yang bertugas di Polres Nisel inisial JS dan diduga masih ada kaitannya dengan telpon dan WA yang diterima oleh DL beberap hari sebelumnya.

Mengingat kesibukan Polres Nisel dalam mengamankan acara Sail Nias 2019 yang berlangsung di Nias Selatan maka petugas dari Polres Nias Selatan menyarankan DL untuk membuat laporan pada hari Senin 16 September 2019, setelah acara Sail Nias 2019 selesai.

Peristiwa ini membuat DL dan keluarganya malu dan trauma, mereka merasa terancam dan tidak berani keluar rumah.

"Saya dan keluarga merasa malu dan trauma sampai sekarang. Oknum Polisi JS mengancam saya sehingga sampai sekarang kami takut keluar karena ancaman tersebut. Saya berharap Kapolres Nias Selatan memberikan perlindungan kepada kami sekeluarga dan menindak tegas oknum Polisi JS," harapnya. (art/drb)


Editor: admin