Hukum

8 Narapdana Bandar Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

DR Berita
Istimewa
Narapidana bandar narkoba

DRberita.com | Delapan orang kategori bandar narkoba di Jawa Barat dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Karanganyar, Nusakambangan, Jumat 3 September 2021.

Lapas Super Maximum Security ini menampung 6 orang Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur yakni S, MS, R, JS, PA, dan BPS. Sehari sebelumnya, 2 sudah dilaksanakan Rutan Kelas I Bandung, ZF dan AD, terlebih dahulu dipindahkan.

BACA JUGA
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Depan Pintu Rumah Pemilik Kontrak

Seluruhnya merupakan bandar narkoba dengan hukuman penjara mulai dari empat tahun hingga seumur hidup, bahkan hukuman mati. Proses pemindahan dilakukan sesuai dengan standar protokol pencegahan dan penanganan COVID-19. Dalam proses pemindahan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pengamatan kooperatif.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat, Sudjonggo mengatakan pemindahan kasus narkoba ini adalah upaya memutus rantai peredaran narkoba di Lapas atau Rutan.


Sudjonggo juga mengatakan pemindahan tersebut sebagai bentuk pencegahan gangguan dan keamanan di dalam Lapas dan Rutan.

BACA JUGA:
4 Anggota TNI Gugur Kontak Senjata Dengan Separatis

"Kami berkomitmen dalam memerangi narkoba dan tidak akan mengirim bandar ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, ini untuk memutus rantai peredaran narkoba, terutama di Lapas dan Rutan,".


Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga juga menegaskan bahwa lapangan sangat serius memerangi narkoba di seluruh jajaran, mulai dari pimpinan tertinggi hingga pelaksana di.

"Petugas maupun WBP yang terlibat narkoba akan diganjar hukuman sesuai dengan tindakannya, baik sanksi secara kedinasan, peraturan tindakan, maupun sanksi pidana.

Penulis: Avid

Editor: Admin