Hukum

5 Kali Buat Laporan Pencurian SDN 200218, Kapolres Padangsidimpuan Belum Komentar

DR Berita
Istimewa

Murid lagi belajar di sekolah

DRberita.com | Sudah lima kali buat laporan ke Polres Padangsidimpuan, hingga kini Kapolres AKBP Juliani Prihartini belum memberikan komentar terkait pencurian atap dan pengerusakan mobiler Sekolah Dasar Negeri (SDN) 200218, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.


Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini yang berusaha dikonfirmasi terkait laporan pencurian aset negara tersebut hingga kini belum memberikan komentar, sudah sejauh mana proses penyelidikan atau penyidikan tersebut.

Sebelumnya, Kepala SDN 200218 Alihot Harahap menyampaikan bahwa sudah kali ke lima membuat laporan polisi terkait pencurian atap dan pengerusakan mobiler SDN tersebut.

BACA JUGA:
KPPU Sumut Kunjungi DPRD Medan

Alihot Suhami Harahap mengatakan laporan polisi ini merupakan yang kelima kalinya dibuatnya, mulai dari kepala sekolah sejak tahun 2010 atau sejak kepemimpinan Walikota Zulkarnain Nasution dan Andar Amin Harahap sampai dengan Irsan Efendi saat ini.


"Berulangkali barang yang dicuri itu diganti dan kerusakan diperbaiki, namun peristiwa pencurian dan perusakan tetap terjadi," kata Alihot.


"Saya sudah cari-cari arsipnya, cuma surat tanda bukti laporan polisi pada tahun 2019 yang saya temukan. Ketika itu Kepala Sekolah dijabat pak Syafri Nasution, dan laporannya itu juga tentang pencurian. Tapi saya pastinya belum tahu itu laporan keberapa jika dihitung dari laporan yang sekarang," sambungnya.

BACA JUGA:
Pokja UKPBJ Pemkab Labusel Digugat 3 Perusahaan ke PTUN Medan

"Surat Tanda Terima Laporan Polisi nomor STPL/336/X/SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumatera Utara, laporan tentang Pasal 363 KUH Pidana itu diterima Kanit III SPKT Aiptu Timbul Harahap pada tahun 2019," tutup Alihot.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin