Hukum

2 Tahanan Cyber Crime Mabes Polri Tiba di Kejari Medan

DR Berita
Foto: Istimewa

2 tahanan cyber crime mabes polri tiba di kejari medan.

DRberita.com | Pengurus Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) menyambut kedatangan Khairi Amri, Ketua Aliansi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan Wahyu Rasasi Putri, anggota KAMI Medan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Jalan Adi Negoro pada Senin, 7 Desember 2020.


Kedatangan dua tahanan kasus pelangggaran tindak pidana pasal 45 KUHP dan Pasal 28 UUTE tersebut di Kajari Medan disambut sejumlah anggota keluarga dan Pengurus KAUM selaku Penasehat Hukum dari keduanya. Kedatangan kedua tahanan Cyber Crime Mabes Polri itu sekitar pukul 11.00 wib.


Baca Juga :Penembakan Anggota FPI, Ini Kata Neta S Pane


Pelimpahan kedua tahanan setelah masa tahanan 50 hari dan berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) untuk segera disidangkan di Pengadilan Negeri Medan, disaksikan langsung oleh Mahmud Irsad Lubis selaku Ketua KAUM.



Mahmud Irsad Lubis megatakan berdasarkan petunjuk Kejagung kedua tersangka dilimpahkan ke Kajari Medan.


"Sebagai penasehat hukum dari kedua tersangka, Pengacara KAUM akan selalu siap siaga dan stand by untuk mendampingi serta membela kedua klien kami dalam sidang pokok perkara yang akan digelar di PN Medan," jelas Irsad dalam keterangan tertulis, Selasa 8 Desember 2020.


Kadiv Infokom KAUM Eka Putra Zakran alias Epza menerangkan saat kedatangan kedua tahanan Kejagung tersebut banyak yang datang ke Kajari Medan untuk menyambut dan memberi dukungan. "Tadi saya lihat banyak yang datang menyambut, baik dari perwakilan keluarga begitu juga dengan pengurus KAUM," katanya.



KAUM, kata Epza, tidak pernah berhenti berjuang membela kedua tahanan.


Baca Juga :Jelang Hari HAM, Aktivis Mahasiswa di Sumut Tagih Janji Jokowi Ma'ruf


"Praperadilan bulan lalu kita berjuang di PN Medan, walau permohonnan KAUM ditolak hakim, tapi secara batin kita puas karena berani menyuarakan keadilan. Nah ini pun begitu juga nanti, KAUM akan berjuang ekstra, akan lebih fokus dan maksimal pada pokok perkara, karena kita yakin, klien kita tidak bersalah," tutup Epza.




art/drb

Editor: admin

Sumber: Rilis