Ekonomi

Telur Asin Asap 'Robohkan' Covid-19

DR Berita
Yudha El

Telur asin asap

DRberita.com | Telur asin, sudah tak asing didengar dan bahkan dimakan, baik secara langsung atau pun sebagai lauk pendamping nasi.


Selain mempunyai kandungan protein dan gizi yang cukup, telur asin ini juga selalu dibawa ke mana pun dalam berbagai acara.

Tapi, taukah kamu, Telur Asin Asap?


Ya, sama seperti telur asin yang biasa kita konsumsi.Namun ada rasa yang terus menempel setelah kita memakannya. Aroma asap menambah kenikmatan tersendiri yang tak ditemukan di telur asin biasa. Endess, bookk!

Pengen tau?


Yuk! Kita obrak-abrik pabrik telur milik Eko, Nella dan Iwan. Mereka bertiga ini ownernya, alias pemilik usaha telur asin asap.

Baca Juga
HMI Dorong Harmonisasi Regulasi Pemanfaatan SDA dan Pembentukan Satgas PETI

Mereka merintis usaha ini sejak setahun lalu. Berawal dari diskusi santai menjurus serius, tatkala membahas usaha apa yang bagus prospeknya di tengah masa pandemi covid-19 ini.


Setelah membahas beberapa usaha yang dinilai produktif, pilihan jatuh pada telur asin asap. Berbagai survey pun dilakukan, mulai dari bahan, proses pengerjaan, hingga pemasaran.


Mereka tak peduli dengan situasi yang dihadapi. Jatuh-bangun dengan hasil produksi dikarenakan telur yang sulit di dapat, sementara pasar terus meminta.

Baca Juga
Bank Sumut Kucurkan Kredit Sindikasi Rp 400 Miliar di Proyek Tol Serang Panimbang

Mulai dari kios ponsel, rumahan, hingga warung nasi mau pun mini market, terus saja meminta mereka agar selalu menyiapkan pesanan.


Memang, produksi yang dilakukan masih dalam skala kecil, seribu butir per hari. Namun, permintaan yang terus datang membuat ketiganya memutar otak untuk mencari sumber untuk telur yang akan diasinkan.

Harapan mereka tak muluk, hanya ingin berusaha dengan cara yang unik dan mampu berkembang di antar usaha yang lain.

Baca Juga
KM3 Sumut Minta Dirut PDAM Jujur Terkait Dugaan Korupsi BOT Dengan PT TLM

"Awak tak tinggi-tinggi berharap. Usaha ini bisa lancar dan berkembang, itu sudah sangat bagus. Biar bisa membuka lapangan kerja bagi yang membutuhkan," ujar Eko di sela dirinya mempersiapkan telur yang akan diasapin.


Senada dengan Eko, Nella pun sangat menyeriusi usaha ini. Dirinya siap 'perang' di media sosial dan terjun langsung untuk memasarkan produksinya.


"Aku tau, ini tak mudah. Tapi tak sulit menjajakannya apabila dilakukan dengan cara yang santuy dan tentunya berdoa agar Allah swt melancarkan segalanya," papar cewek berdarah Batak-Cina ini.

Baca Juga
Tim Gabungan Periksa 34 Orang Terkait Tewasnya Wartawan di Siantar Simalungun

Proses pembuatan telur asin asap ini memakan waktu lumayan lama. Mulai dari pengasinan telur sampai 21 hari, untuk mendapatkan rasa asin yang ajib, dan pengasapan selama 3-4 jam, agar mendapatkan hasil maksimal untuk dinikmati konsumen.

Nah, pengen gak. Pengen, gak?Kalau pengen, telepon saja ke nomor ini 0813 7521 9030 dan 0813 7744 3218. Mereka lakukan COD juga, kok. Tentunya dengan pengambilan minimal, dong.

Penulis: Yudha EL

Editor: admin