Ekonomi

PUD Pasar Medan Lunasi Tunggakan THR Karyawan Rp 1,3 Miliar Tahun 2020

DR Berita
Istimewa

Direksi PUD Pasar Medan menyerahkan THR karyawan yang tertunggak.

DRberita.com | 50 persen Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan muslim Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan yang sempat tertunda pada 2020, akhirnya lunas dibayar.


Direktur Utara (Dirut) PUD Pasar Kota Medan Suwarno mengatakan tunggakan THR karyawan muslim terbayar ini merupakan bentuk dari keseriusan direksi menyelesaikan.

"Alhamdulillah, telah kita bayarkan tunggakan itu dengan total lebih Rp 1,3 miliar," kata Suwarno didampingi Direktur Operasional Ismail Pardede, Direktur Keuangan/Administarsi Fernando Napitupulu, dan Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Imam Abdul Hadi, usai penyerahan secara simbolis kepada dua karyawan, Jumat 3 Desember 2021.

BACA JUGA:
10 Poin Temuan, Kemenag RI Terima Dugaan Kecurangan Seleksi Dosen UINSU Tahun 2021

Menurut Suwarno, selain pembayaran THR tertunda, usai apel di halaman kantor Pasar Petisah lantai III Medan, pada Rabu 1 Desember 2021, dilakukan juga pemberian THR kepada karyawan non muslim untuk Natal 2021.

Pembayaran THR yang tertunda buah dari kolaborasi direksi dan karyawan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Ini kewajiban perusahaan membayar THR 2020 yang tertunda," sebutnya.


Suwarno menekankan seluruh jajaran direksi jangan coba-coba "bermain" termasuk melakukan pungutan liar (Pungli). "Oknum yang kedapatan melakukan pungli pasti kami beri sanksi tegas. Mari sama sama menjalankan visi dan misi seperti digaungkan Walikota pak Bobby Nasution," katanya.


Direktur Operasional Ismail Pardede menambahkan, pihaknya terus berupaya menggali potensi potensi pendapatan yang selama ini terabaikan. Terbukti, kolaborasi menggali potensi pendapatan itu berhasil diwujudkan dengan pembayaran THR yang tertunda.

BACA JUGA:
Hadiri Milad ke-91 Tahun, Edy Rahmayadi: Jangan Bersembunyi di Bawah Nama Al Washliyah

"Di awal direksi masuk ke PUD Pasar Medan pada 22 September 2020, saldo hanya ada Rp 400 jutaan. Sekarang kami mampu meningkatkannya hingga 10 kali lipat. Ini coba kami tingkatkan, khususnya pada saat panen pedagang di akhir tahun," sambung Direktur Keuangan/Administarsi Fernando Napitupulu.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Imam Abdul Hadi memastikan akan menerapkan 'reward and punishment' berjalan seiring terhadap 750 karyawan dari 53 pasar.


Selain peningkatan disiplin melalui zoom meeting pukul 07.45 WIB dan 15.45 WIB, direksi senantiasa melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar-pasar. "Kami menjanjikan reward berupa jenjang karier bagi karyawan berprestasi dan hukuman bagi yang bersalah," sebutnya.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin