Ekonomi

Polda dan Disnaker Akan Tuntaskan Kasus Buruh Mandek di Sumut

DR Berita
Foto: Istimewa
Ketua DPW FSPMI Sumut Willy Agus Utomo bersama TPHI Maruli Silitonga, Kompol Usrat Aminullah dan tim.

DRberita.com | DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia FSPMI Sumatera Utara mengapresiasi Tim Penyelesaian Hubungan Industrial (TPHI) akan menyelesaikan kasus ketenagakerjaan yang mandek dan tidak selesai sejak lama. Tim yang tergabung dari Dinas Tenaga Kerja dan Polda Sumut.

"Kita apresiasi tim TPHI ini sudah bekerja sebulan ini, dan kami sudah rasakan progresnya berjalan, semoga ada harapan baru buat buruh Sumut," ujar Ketua DPW FSPMI Sumut Willy Agus Utomo, Senin 27 Juli 2020.



Pertemuan dengan TPHI terdiri dari Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Sumut Maruli Silitonga, dan Kompol Usrat Aminullah mewakili Dir Intelkam Polda Sumut beserta jajaranya, ini di Kantor DPW FSPMI Sumut, Jalan Raya Medan-Tanjung Morawa Km 13,1 Dwi Warna, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Baca Juga: Alumni Akpol 1991 Rayakan 29 Tahun Masa Bakti di Polda Sumut


Menurut Willy, kasus ketenagaakerjaan di Sumut yang sudah bertahaun tidak ada penyelesainnya harus menjadi prioritas. TPHI diharapkan dapat menyelesaikan persolan buruh di beberpa perusahaan yang merupakan anggota FSPMI.

"Kasus kita, yang kita laporkan ke Tim ada 11 perusahaan, domisili di Kota Medan, Deliserdang dan Serdang Bedagai," papar Willy.



Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Sumut Maruli Silitonga memastikan TPHI sudah mendatangi 4 perushaaan dari 11 perusahaan yang dilaporkan FSPMI. Perinsipnya, TPHI mengharapkan dalam penyelesaian ini dapat terwujud musyawarah mupakat antar kedua bela pihak sehingga hubungan industrial di Sumut berjalan harmonis.

"Sudah kita paparkan kerja kita, dalam waktu dekat semoga ada hasil yang dapat kita realisasikan, intinya kami dari TPHI bagaimana ada dialog baru dan menghasilkan win win solusi, karena hakekatnya kesepakatan musyawarah mupakat merupakan hukum tertinggi dalam hubungan Industrial," ujar Maruli.

Maruli menambahkan, TPHI terbentuk atas dasar solidaritas dan sinergi atas nama Gubernur Sumut dan mendapat atensi dari pihak kepolisan atas nama Kapolda Sumut demi kondusifitas keamanan Provinsi Sumatera Utara.



"Jadi, tim ini tidak ada anggarannya, kita bergerak atas dasar atensi kepedulian Pak Gubsu melalui Kadisnaker Sumut dan Kapoldasu menyikapi persolan ketenagakerjaan agar ada penyelesaian kasus yang belum ada titik temunya," ungkap Maruli.

Sementara, Kanit V Subdit III Dit Intelkam Polda Sumut Kompol Usrat Aminullah menyampaikan, intinya persoalan ketenagakerjaan jadi prioritas jajaran Kepolisan Polda Sumut, sesuai imbauan Kapolda agar konflik sosial dan demi menjaga keamanan ketertiban masyrakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sumut.



"Kepentingan kita hanya bagaimana situasi daerah kita kondusif, maka kita berharap pro aktif pihak perusahaan untuk menggunakan hatinya agar dapat menyahuti permintaan buruhnya," tegas Kompol Amin.

Baca Juga: Dirut Bank Sumut: Sudah diajukan mudah-mudahan dapat


Kompol Amin mengakui pihaknya sedang menunggu jawaban dari 4 perusahaan yang dikunjungan TPHI. "Semoga ada hasil yang tidak merugikan antara buruh dan perusahaan, sehingga tercapai hubungn industrial yang baik. Kita tunggu saja," tandasnya.




(art/drb)

Editor: Bornok