Ekonomi

Mantan Pimpinan KCP Galang Ditahan, Bank Sumut Tegaskan Siap Bantu Proses Penegakan Hukum

DR Berita
Muhammad Artan

Kantor Bank Sumut

DRberita.com | PT. Bank Sumut menjelaskan pihaknya menghormati dan siap membantu sepenuhnya proses penyidikan dugaan korupsi dan kerugian negara pada kasus kredit di KCP Galang kepada penegak hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Hal itu sejalan dengan komitmen Bank Sumut untuk menegakan gerakan anti korupsi di Provinsi Sumatera Utara, serta di lingkungan PT. Bank Sumut dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik untuk mendukung perwujudan Sumut bermartabat.

Baca Juga :Parkumpulan Sitompul se Indonesia Gugat Minta Aktifitas PT. NSHE Dihentikan

Ke depannya, diharapkan dengan terjadinya peristiwa ini Bank Sumut akan melakukan penguatan dan evaluasi manajemen tata kelola perusahaan demi mewujudkan good corporate governance sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh stakeholdernya.

"Bank Sumut juga siap memberikan bantuan data dan keterangan yang dibutuhkan untuk membantu Kejatisu," ungkap Corporate Secretary Bank Sumut, Syahdan Ridwan Siregar, Kamis 22 Juli 2021.


Hal tersebut dikatakan Syahdan untuk menanggapi penahanan LG, mantan pimpinan Bank Sumut KCP Galang, yang dilakukan oleh Kejatisu Rabu 21 Juli 2021. Sebelumnya, kejaksaan juga telah menahan R, mantan wakil pimpinan KCP Galang, dan SL selaku debitur

Baca Juga :Kepala MAN 1 Sergai Lari, Ombudsman Akan Panggil Kanwil Kemenag Sumut

Syahdan menjelaskan, LG dan R sendiri telah diberhentikan sebagai pegawai Bank Sumut. Namun meski telah diberhentikan, tetap tidak menghapus pertanggungjawaban yang bersangkutan kepada hukum.


Secara internal, kata Syahdan, Bank Sumut juga terus memperbaiki SOP operasionalnya untuk meminimalisir penyelewengan dan tindak pidana.

"Kami juga telah menandatangani pakta integritas bersama KPK beberapa waktu lalu sebagai wujud komitmen anti korupsi dan fraud yang akan merugikan semua pihak," katanya.

Baca Juga :Humas: Wartawan taik kau!

Syahdan juga memastikan penanganan perkara tindak pidana tersebut tidak berdampak pada kinerja keuangan dan operasional Bank Sumut.


"Karena setiap penyaluran dana/kredit telah memperhitungkan komponen cadangan atas resiko kredit," pungkasnya.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin