Ekonomi

Inpres BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Tempat

DR Berita
Foto: Ilustrasi

BPJS Ketenagakerjaan

DRberita.com | Presiden Jokowi menginstruksikan jajaran kementerian atau lembaga mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk mengoptimalisasikan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.


Pendanaan untuk optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan dibebankan pada APBN, APBD, dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundangan.


BACA JUGA:Kredit Macet di Bawah Rp 5 Miliar Akan Dihapus OJK


Jokowi juga telah menerbitkan Instruksi Presiden RI (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Inpres diterbitkan guna optimalisasi dan untuk menjamin perlindungan kepada pekerja dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.



Ketua Pusat Informasi Rakyat (PIRA) Sumut Zaenal Arifin Sinambela mengatakan pihak BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Sumbagut Aceh dinilai tidak siap terhadap Inpres No. 2 Tahun 2021 tersebut.


Zaenal juga mengatakan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sumut baru mencapai 1.8 juta atau sekitar 28% dari total pekerjanya.


BACA JUGA:Komjen Agus Ingatkan Kapolda dan Jajaran Direktur Reserse Dukung PEN Target Jokowi 5%


"Angka tersebut terbilang jauh jika dibandingkan dengan jumlah potensi pekerja formal dan informal di Sumut yang mencapai lebih dari 6.31 juta orang. BPJS Ketenagakerjaan minim kolaborasi dengan segenap stakeholdres Jamsostek," kata Zaenal, Sabtu 22 Mei 2021.



"BPJS Ketenagakerjaan cenderung eksklusif. Inpres jalan di tempat. Pelayanan publik tidak responsif cepat efektif alias lamban dan minim sosialisasi," sambungnya.


BACA JUGA:Tak Pakai Masker, Video Ketua KPK Dengan Komisaris PT. Pelindo I Yang Berpekara Beredar Luas


Zainal menilai internal BPJS Ketenagakerjaan tidak peka terhadap Inpres Jokowi tersebut.



"Sudah 100 hari Direksi dan Dewas BPJS Ketenagakerjaan dilantik Presiden Jokowi, namun kinerjanya masih jalan di tempat," pungkasnya.

Penulis: DR Berita

Editor: admin

Sumber: Rilis