Aksi Massa

Suap Jabatan, BMPK Desak Kejatisu Tahan Pejabat Kanwil Kemenag Sumut

DR Berita
Foto: Istimewa

Massa BMPK aksi depan Kantor Kejatisu.

DRberita.com | Belasan massa dari Barisan Mahasiswa Peduli Keadilan (BMBK) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk segera menahan pejabat Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumut yang terlibat suap jabatan.


Desakan itu disampaikan massa di depan Kantor Kejatisu, Jalan AH. Nasution, Medan, Rabu 16 September 2020.



"Adanya dugaan jual beli jabatan di wilayah Kanwil Kemenag sewaktu dipimpin oleh Iwan Zulhami, agar secepatnya dituntaskan," ucap Koodinator Aksi Ilham dalam orasinya.


Bahwa kasus jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Sumut diduga melibatkan Plt Kakandepag Madina dan Kepsek Man 3 Medan, sebagai makelar jabatan sudah masuk dalam tahap penyidikan.


Baca Juga :Amir Yanto: Tersangka Suap Jabatan Kemenag Agama Sumut Bentar Lagi Ditetapkan


"Kejatisu harus tegas mengusut tuntas kasus tersebut agar mendapat nilai positif dari mahasiswa dan masyarakat," seru Ilham.



Diketahui, Kejatisu sudah memeriksa 13 orang yang terlibat dalam kasus dugaan suap jabatan di Kanwil Kemenag Sumut, plus mantan Kakanwil Iwan Zulhami dan Plt Kakandepa Madina Zainal.


Aksi massa BMPK akhirnya diterima perwakilan Kejatisu, Gufron dan berjanji akan menuntaskan kasus suap jabatan di Kanwil Kemenag Sumut. "Kami minta adik-adik mahasiswa bersabar, dalam waktu dekat ini akan kita tuntaskan," katanya.



Sebelum membubarkan diri, massa meminta agar yang menanggapi aksi mereka oknum jaksa Polin Siregar Cs yang menangani kasus. Namun Gufron berdalih bahwa Polin Siregar lagi tidak ada di kantor. Massa pun berjanji pekan depan akan datang kembali.



art/drb

Penulis: Muhammad Artam

Editor: Gmbrenk