Aksi Massa

PMII: Musda KNPI Kota Medan Cacat Administrasi

DR Berita
Istimewa

Rahmad Ritonga

DRberita.com | Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahaswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Medan Rahmat Ritonga memastikan tidak pernah mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kota Medan di Hotel Le Polonia, Jalan Jenderal Sudirman No. 14-18 Medan, Sabtu, 11 September 2021.

BACA JUGA:
Diberitakan Tangkap Wanita Saat Menyusui Bayi, Ini Kata Kapolsek Percut Sei Tuan

"Miris rasanya melihat pelaksanaan Musda KNPI yang kemarin terlaksana, kami menilai ketua karateker, beserta kepanitiaan musda telah mencoreng nama kelembagaan itu sendiri. Terlihat dari tidak meratanya pembagian acara untuk pelaksanaan musda tersebut, ada beberapa organisasi yang mendapat undangan 1 hari sebelum acara, bahkan ada ada ada juga organisasi yang sama sekali tidak diundang. Terkhusus dalam ruang keluarga Besar Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) Kota Medan," kata Rahmad Ritonga dalam keterangan tertulis, Selasa 14 September 2021.

Selain itu, kata Rahmad, PMII Kota Medan juga kecewa akan peletakan logo organisasinya dalam acara musda tersebut. "Padahal kami sama sekali tidak hadir di acara. Begitu juga Keluarga Besar Banom NU. Logo masing-masing organisasi kami terpampang jelas di acara musda," katanya.


PMII Kota Medan, menurut Rahmad, pengelolaan kelembagaan KNPI di Kota Medan seolah bermain-main dengan musyawarah yang harus solid dan kompak, tetapi sebaliknya sangat berbeda.

BACA JUGU:
Demokrat Waspadai 'Putar Balik' Fakta Hukum Sidang Gugatan KSP Moeldoko

"Tidak layak organisasi yang mencakup seluruh OKP dan OKI ini malah menjadikan perpecahan yang hebat," serunya.

"Ditambah keadaan KNPI yang sekarang berisme ini, harusnya pelaksanaan Musda KNPI itu menghasilkan kinerja dan kekompakan yang luar biasa, tidak teratur dan cacat administrasi seperti ini," tegas Rahmad.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin