Aksi Massa

Kejatisu Diminta Usut Dugaan Korupsi Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah Sumut

DR Berita
Foto: Istimewa

Unjuk rasa JMM dan Fordisma Sumut di Kantor Kejatisu

DRberita.com | Belasan massa dari JMM dan Fordisma Sumut menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis 17 Juni 2021. Massa mendesak Kejatisu mengusut dugaan korupsi di Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah Sumatra Utara.

Aksi massa JMM dan Fordisma Sumut diterima langsung pihak Kejatisu.

Baca Juga:Serikat Pekerja PT. PLN Sumut Aceh Konsolidasi Tolak AMC


"Menindaklanjuti laporan nomor istimewa/ 8 Juni 2021/perihal dugaan korupsi Balai prasarana dan permukiman wilayah Sumatra Utara yang di terima langsung pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berinisial WS," ujar massa.


Massa JMM dan Fordisma Sumut menyampaikan dugaan korupsi pembangunan tahun 2018 sebesar Rp 2,6 miliar dan pembangunan 40 sekolah dengan senilai Rp 7 miliar.

Baca Juga:Pegawai PLN UPK Pangkalan Susu Aksi Cap Darah Tolak AMC ke IP
"Kami mendorong Kejatisu wujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) bukan hanya sebagai lifestyle belaka. Artinya kami mendorong Kejatisu segera periksa Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Sumatera Utara," gerah massa.


Ketua Fordisma Sumut Awaluddin Nasution meminta Kejatisu harus menindak tegas para pelaku tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu karena sudah merugikan negara miliaran rupiah.


Senada disampaikan Ketua JMM Fahrul Rozi Harahap bahwa dalam rangka WBK di Sumatera Utara, Kejatisu harus memberantas semua korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) di instansi pemerintah.

Baca Juga:Dugaan Korupsi 2 OPD Sumut dan 1 Labusel Diserahkan ke Kejatisu

Aksi massa pun diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Sumanggar Siagian.


"Saya akan sampaikan ini ke Kepala Kejati Sumut, khusus apa yang menjadi keinginan kalian dan akan kami balas memalui surat sesuai alamat, dan sesegera memproses LP dari JMM dan Fordisma SU," katanya.


Penulis: DR Berita

Editor: admin