Aksi Massa

Kejatisu Diminta Periksa PT. Matio Jaya Cemerlang

DR Berita
Istimewa

Aksi Imakor Sumut di Kantor Kejatisu.

DRberita.com | Massa Imakor Sumut meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memanggil Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah II Sumatera Utara dan pihak rekanan PT. Matio Jaya Cemerlang (MJC), atas dugaan korupsi Rp 18 miliar lebih dari APBN 2020, Selasa 19 Oktober 2021.


Permintaan itu disampaikan Imakor Sumut dalam aksi damai di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Massa meminta ketegasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebagai panglima hukum tertinggi di Sumatera Utara dalam memberantas korupsi, terkhusus di Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah II Sumatera Utara.

BACA JUGA:
FOZ Serahkan Bantuan Rp 26,5 Juta Untuk Da'i Terdampak Covid-19 ke MUI Sumut

"Kami menduga kuat telah terjadi korupsi pada proyek pembangunan dermaga penyeberangan tigaras realokasi l Sumatera Utara," ungkap Kordinator Aksi Imakor Sumut Ridho Pasaribu.

Menurut Ridho Pasaribu, sangat tepat Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memanggil Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah II dan pihak rekanan dalam proyek Pembangunan Dermaga Penyeberangan Tigaras dengan nilai kontrak Rp 18 miliar lebih yang bersumber dari APBN Kementerian Perhubungan tahun 2020. Agar persoalan ini terang dan tidak menjadi pertanyaan.


"Diminta ketegasan Kejatisu agar segera melakukan pemanggilan dan menyelidiki dugaan korupsi tersebut yang kami duga sudah merugikan keuangan begara," kata Ridho.

BACA JUGA:
PUD Pasar dan Kejari Medan MoU Berantas Pungli

Demi terwujudnya Indonesia Hebat, lanjut Ridho, Menteri Perhubungan agar mengevaluasi kinerja dari Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah II Sumatera Utara.

Hampir satu jam berorasi Imakor Sumut di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, akhirnya aspirasi ditanggapai oleh jaksa JP. Lumaban Batu.


"Terima kasih kepada adik-adik sudah menyampaikan aspirasi dengan santun dan tertib, kami akan dalami tuntutan adik adik dan kami harap adik-adik agar berkenan membuat laporan dari tuntutannya. Kami siap mengusut secara transparan," kata JP. Lumban Batu.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin