Aksi Massa

Karyawan dan Keluarga Besar Rasita Ginting Aksi Damai Minta Pelaku Pengeroyokan Ditahan

DR Berita
Poto: Dhevan

Aksi damai karyawan dan keluarga besar Rasita Ginting di Langkat.

DRberita.com | Puluhan karyawan dan keluarga besar Rasita Ginting melakukan aksi damai ke rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis 23 Desember 2021. Massa meminta keadilan atas penyerangan dan pengeroyokan kepada Rasita Ginting.


Selain ke rumah Dinas Bupati Langkat, massa juga berunjukrasa ke Kantor kejaksaan, pengadilan negeri, dan Polres Langkat.

Kasus penyerangan dan pengeroyokan Rasita Ginting pada Sabtu 22 Mei 2021 sekitar pukul 16.35 WIB, telah dilaporkan ke Polres Langkat pada 23 Mei 2021, dengan bukti laporan polisi : LP/280/V/2021/SU/Lkt. Namun sampai saat ini belum ada perkembangan laporannya.

BACA JUGA:
Gubsu Dukung Program ZISWAF Dompet Dhuafa Waspada

Rasita Ginting akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Sumut, dengan terlapor 7 orang, yakni May Hendra PA, Kusno Utomo, Suroto, Anto Raden, Rukiat, Sisu Gondrong, dan Alm. Peyek.


Polda Sumut pun menetapkan 3 orang tersangka yaitu May Hendra PA, Kusno Utomo, dan Suroto yang tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyedikan (SP2HP) tertanggal 24 Agustus 2021.


Kemudian, Polda Sumut pada 25 Oktober 2021 menyerahkan 3 orang tersangka ke Kejaksaan beserta barang bukti 1 unit mobil Avanza warna putih BK 1917 PI, batu, sekeping atap seng rumah yang bolong dan rusak. Kejaksaan kemudian menahan 3 tersangka ke Rutan Tanjung Pura.


Berselang 3 hari tepatnya 27 Oktober 2021 ke 3 tersangka dikeluarkan dari Rutan Tanjung Pura atas penangguhan penahanan.

BACA JUGA:
Kejatisu Diminta Usut Kembali Dugaan Korupsi Sumur Bor Dinas PKP Sumut

Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Stabat Langkat Indra Ahmadi Efendi dikonfirmasi menyampaikan alasan penangguhan ke 3 tersangka adalah karena anak dari seorang tersangka sedang sakit dan kondisi di Rutan Tanjung Pura tidak kondusif.

Massa karyawan dan keluarga besar Rasita Ginting pun merasa resah hingga menggelar aksi damai dengan tuntutan hukum harus ditegakan. Massa memohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Stabat dan majelis hakim yang menangani perkara untuk melakukan penahanan.

Penulis: Dhevan Rao

Editor: Admin