Aksi Massa

HMI dan SMI di Medan Demo Tolak Omnibus Law

DR Berita
Foto: Bambang

HMI dan SMI demo tolak Omnibus Law di tugu kantor pos atau titik nol Kota Medan.

DRberita.com | Belasan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Medan berunjuk rasa menolak Omnisbu Law di seputaran tugu Kantor Pos, Jalan Balai Kota atau Titik Nol Kota Medan, Kamis 30 Juli 2020.


HMI dan SMI yang berunjuk rasa di titik nol Kota Medan, itu mendapat pengawalan dari polisi dan membawa spanduk bertuliskan tuntutan.



'Tolak Omnisbus Law dan gratiskan biaya pendidikan dimasa Pandemi Covid-19'.


Baca Juga:Mahasiswa UINSU Minta Menag Beri Rekor MURI ke Gedung Mangkrak


'Menolak Omnisbus Law untuk disahkan, menggratiskan biaya pendidikan selama masa pandemi covid-19'.


Dipimpin Deni UMSU dan Ali Syahputra

Deni Umsu dan Ali Syahputra, mahasiswa menganggap kebijakan pemerintah terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja sangat berdampak negatif kepada kelas pekerja buruh.



"Kebijakan ini sangat merugikan buruh yang akan dihadapkan dengan upah murah, jaminan sosial yang dihilangkan, PHK massal dan akan dihapus batasan kontrak," ucap Deni.


Baca Juga:Mangkrak di Polda atau KPK


"Sehingga buruh bisa dikontrak seumur hidup tanpa ada kejelasan atau kepastian status kerja," sambung Ali.



Setelah beberapa lama melakukan orasi yang sempat membuat kemacetan jalan di inti Kota Medan, elemen mahasiswa tersebut membubarkan diri dengan tertib.



art/drb

Penulis: Bambang

Editor: Bornok