Aksi Massa

GMPET-SU Soroti Pengadaan Mobnas dan Roller Blind di Biro Umum Setda Provsu

DR Berita
Poto: Istimewa

Massa GMPET-SU demo di Kantor Gubsu

DRberita.com | Belasan massa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Sumatera Utara (GMPET-SU) menyoroti pengadaan mobil dinas (Mobnas) dan Roller Blind ruang kerja, pada anggaran tahun 2021. Massa menduga kedua pengadaan tersebut menjadi ajang korupsi.

Dalam orasinya Kordinator Lapangan GMPET-SU Rasyid menyampaikan banyak kejanggalan pengangkatan Mahfullah Pratama Daulay sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provsu.


Belum satu tahun menjadi Kepala Biro Umum, Mahfullah Pratama Daulay sudah dimutasi menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

BACA JUGA:
GMLB-Jakarta Resmi Laporkan Wabup Labuhanbatu ke KPK

"Kami menduga banyak permasalahan yang menyebabkan kerugian negara semasa beliau Kepala Biro Umum yaitu dugaan korupsi pengadaan mobil dinas jenis bus, dan pengadaan roller blind ruang kerja di kantor gubernur dengan pagu anggaran Rp 1,5 milir yang dikerjakan CV. Prida. Kami menduga ada mark up di situ," kata Rasyid.


"Kami meminta Gubernur Sumut agar mempertimbangkan pengangkatan pejabat eselon II. Menjadi pertanyaan bagi kami kenapa Mahfullah Pratama Daulay yang baru dilantik pada Agustus 2021, belum setahun sudah di mutasi kembali ke Satpol PP," sambungnya.

GMPET-SU pun meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan mobil dinas jenis bus dan pengadaan roller blind pada APBD 2021 di Biro umum Setda Provsu.

BACA JUGA:
Wakil DE Demokrat Sumut Apresiasi Sikap BP: Tak Ada Korupsi di Proyek Rp 2,7 Triliun

"Begitu juga kami minta Kejatisu agar memanggil mantan Kepala Biro Umum terkait dugaan korupsi pengaspalan di lingkungan Rumah Dinas Gubernur Sumut pada APBD 2021 senilai Rp 2 miliar yang dikerjakan CV. Garuda Nusantara Perkasa," kata Arsyid.


Capek berorasi sampai 1 jam lebih tak ditanggapi pihak Kantor Gubsu, aspirasi massa GMPET-SU itu pun membubarkan diri.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin