Aksi Massa

Dugaan Kredit Fiktif, Massa HIMMAH Demo Depan Kantor BTN Medan

DR Berita
Foto: Istimewa

Demo massa HIMMAH depan Kantor BTN Cabang Medan.

DRberita.com | Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) berunjuk rasa di depan Kantor Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Medan, Jalan Pemuda, Jumat 11 September 2020, mendesak kejaksaan segera memeriksa Kepala Cabang BTN Medan terkait dugaan korupsi kredit fiktif senilai 39.5 miliar.


Pantauan awak media, Koordinator Aksi HIMMAH Medan, Abdi mengatakan PT. Krisna Agung Yudha Abadi meminjam uang dengan mengagunkan 93 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) ke Bank BTN Cabang Medan.



Namun banyak kejanggalan yang terjadi atas pencairan uang miliaran rupiah dari 93 SHGB, yang hanya 7 SHGB menjadi Hak Tanggungan (HT).


Baca Juga :Sepasang Kekasih Ketangkap Beli Sabu di Klambir 5


"Inisial Direktur PT Krisna Agung Yudha Abadi 'CS' yang telah mengagunkan 93 SHGB Perumahan Takapuna Residence, Helvetia, Sunggal, Deliserdang ke BTN Cabang Medan. Kepala BTN Cabang Medan harus bertanggung jawab atas mulusnya pencairan uang kredit puluhan miliar, padahal banyak kejanggalan kejanggalan," terik Abdi.


Hampir satu jam menyampaikan orasi di depan Kantor BTN Cabang Medan, namun tidak ada seorang pun pegawai bank yang menanggapi, massa kemudian bergerak menuju kantor kejaksaan, Jalan AH. Nasution, Medan.



"Kita akan datang aksi lagi pekan depan dan akan kita laporkan juga ke OJK," ujar Abdi.


Sampai di kantor kejaksaan, massa HIMMAH mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar segera mengusut tuntas dugaan korupsi kredit fiktif Rp 39,5 miliar PT Krisna Agung Yudha Abadi di BTN Cabang Medan.



"Bukan hanya Kepala BTN Cabang Medan saja yang harus dipanggil, Direktur PT. Krisna Agung Yudha Abadi juga harus segera dipanggil dan diperiksa. Kejaksaan jangan lemah, dugaan kredit fiktif ini nyata telah merugikan negara," tegas Abdi.


Tidak lama berorasi, aksi massa pun diterima perwakilan Kejatisu, Jeckson P.L dan berjanji menyampaikan tuntutan ke pimpinannya.


Baca Juga :Surat Terbuka Ratusan Buruh PHK PT. Jui Shin Indonesia


"Tuntutan adik-adik mahasiswa akan saya sampaikan ke pimpinan, kejaksaan selalu terbuka untuk adik-adik mahasiswa yang peduli dengan pemberantasan korupsi," kata Jeckson.



Setalah aspirasinya diterima, puluhan massa HIMMAH Medan pun meninggalkan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan tertib dan aman.



art/drb

Penulis: Muhammad Artam

Editor: Gmbrenk