Aksi Massa

Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek UINSU Sampai di Kejagung

DR Berita
Istimewa

Irham Sadani Rambe dan staf humas Kejagung RI Widi.

DRberita.com | Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi Sumatera Utara (AMPAKSU), berunjukrasa di depan gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat 3 Desember 2021.


Aksi tersebut meminta Kejagung agar mendesak Kejati Sumut segera menuntaskan kasus dugaan jual beli jabatan dan pengaturan proyek di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Koordinator Aksi AMPAKSU Irham Sadani Rambe dalam orasinya mengatakan penanganan kasus dugaan jual beli jabatan dan pengaturan proyek yang terjadi pada akhir 2020 dan awal 2021 di UINSU terkesan berlarut dan lamban. Pasalnya, meski sudah 6 bulan ditangani Kejati Sumut, kasusnya belum juga ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

BACA JUGA:
Polda Sumut Rilis 28 Sepmor Curian Boleh Diambil Pemilik

"Kami menduga telah terjadi 'kong-kalikong' atau 'deal-deal' tertentu antara pihak UINSU dan Kejati Sumut, agar kasus tidak dilanjutkan prosesnya," ujar Irham.


Padahal, lanjut Irham, bukti bukti kasus tersebut sudah cukup lengkap diserahkan ke Kejati Sumut dan sejumlah saksi juga telah diperiksa. "Plt. Kasi Penkum Kejati Sumut PDE Pasaribu pada September 2021 lalu sudah pernah menyatakan kalau kasus jual beli jabatan dan pengaturan proyek itu akan segera ditingkatkan ke penyidikan, dan akan ada beberapa tersangkanya. Tetapi hingga kini kasusnya belum juga ditingkatkan ke penyidikan," jelas Irham.


Belum lagi selesai kasus jual beli jabatan dan pengaturan proyek, kata Irham, muncul lagi kasus baru dalam perekrutan Dosen non PNS BLU UINSU yang diduga sarat KKN, dan banyak mendapat protes dari peserta seleksi.


"Kami juga turut melampirkan berbagai dugaan kecurangan dalam penerimaan Dosen BLU agar Kejagung segera memerintah Kejati Sumut menindaklanjutinya," tandasnya.

BACA JUGA:
10 Poin Temuan, Kemenag RI Terima Dugaan Kecurangan Seleksi Dosen UINSU Tahun 2021

Staf Bagian Penerimaan Pengaduan atau Humas Kejagung RI, Widi yang menerima perwakilan AMPAKSU menyambut baik pengaduan yang disampaikan. Ia mengucapkan terima kasih dan segera menyampaikan pengaduan tersebut ke pimpinannya.

"Kejagung pasti mempelajari pengaduan adik adik, dan kita koordinasikan ke Kejati Sumut. Bila kasusnya memenuhi unsur yang diadukan, Kejagung akan memerintahkan Kejati Sumut segera menindaklanjuti dan menyelesaikannya," ujar Widi.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin