Aksi Massa

Diduga Terlibat OTT, Massa Demo Depan KPK Desak Periksa Andi Suhaimi

DR Berita
Foto: Istimewa

Gemaksu demo depan gedung KPK.

DRberita.com | Puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (Gemaksu) Jakarta, berunjuk rasa di depan gedung KPK, Jumat 11 September 2020.


Massa mendesak KPK mengambil alih kasus OTT Kadis Perkim Labuhanbatu yang merugikan keuangan negera Rp 1,5 miliar yang diduga melibatkan Andi Suhaimi sebagai Bupati Labuhanbatu.



Baca Juga :Dugaan Kredit Fiktif, Massa HIMMAH Demo Depan Kantor BTN Medan


"Kita minta KPK untuk mengambil alih kasus OTT Kadis Perkim Labuhanbatu, karena diduga melibatkan bupati Andi Suhaimi. Penyidikan kasus di kepolisian terlihat tidak berkembang, sejauh ini tidak ada upaya paksa untuk mengarah ke bupati. Padahal kita duga Andi Suhaimi punya andil dalam kasus OTT Kadis Perkim Labuhanbatu," ujar Koordinator Aksi Gemaksu Jakarta, Daud Ritonga dalam orasi.


Dugaan keterlibatan Andi Suhaimi dalam kasus OTT Kadis Perkim Labuhanbatu, lanjut Daud, diperkuat dengan ketidakhadirannya di persidangan yang di gelar Pengadilan Tipikor Medan.



"Jika dia (Andi Suhaimi) bersih tidak terlibat dalam kasus OTT Kadis Perkim Labuhanbatu, harusnya dia berani datang untuk bersaksi. Ini jelas dugaan kita Andi Suhaimi terlibat, karena mangkir dalam persidangan sebagai saksi persidangan, ada apa Andi Suhaimi tak mau datang," kata Daud.


Baca Juga :Sepasang Kekasih Ketangkap Beli Sabu di Klambir 5


Gemaksu mengancam akan terus melakukan aksi lanjutan jika KPK tidak memanggil dan memeriksa Andi Suhaimi dalam kasus OTT stafnya, Kadis Perkim Labuhanbatu.



"Apa bila KPK tidak memanggil Andi Suhaimi, kami akan datang menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi," tegas Daud Ritonga.



art/drb

Penulis: Ilhma

Editor: Gmbrenk