Aksi Massa

Demo Kasus Korupsi UINSU Tak Lagi Direspon Polda

DR Berita
Foto: Istimewa

GMPK Sumut demo depan Mapoldasu.

DRberita.com | Aksi unjukrasa mahasiswa terkait kasus korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu UINSU dengan tersangka mantan Rektor Prof. Saidurrahman, Joni dan Syafaruddin Siregar tak lagi direspon Polda Sumut.


Hal ini diketahui dari pengakuan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Pengawal Keadilan (GMPK) Sumut Alihot Sinaga, Kamis 22 Oktober 2020, seusai aksi di depan Mapoldasu.



"Tak lagi direspon Polda demo korupsi UINSU, ada apa dengan Polda? Hanya 20 menit saja kami aksinya tadi, tak seorang pun polisi menerima aksi kami," kata Alihot.


Baca Juga :Relawan Bobby Aulia Kecewa


Menurut Alihot, GMPK Sumut kembali menggelar aksi kasus korupsi UINSU di depan Mapoldasu, karena sampai saat ini belum ada titik terang penuntasan kasua tersebut.


"Sudah sebulan lebih penetapan tersangka mantan Rektor UINSU Prof. Saidurrahman, tapi belum juga ditahan, apa lagi dilimpahkan ke kejaksaan," cetusnya.



"Polda kita minta agar melakukan penahanan, karena dikhawatirkan dapat menghilangkan barang bukti," sambungnya.


Massa GMPK Sumut juga meminta Poldasu melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi UINSU, serta melakukan pengkajian dan penelusuran terhadap kegiatan program wajib Ma'had, dimulai dari pembangunan asrama hingga pengelolaan uang yang terlanjur dibayar para mahasiswa baru.




art/drb

Penulis: Muhammad Artam

Editor: Gmbrenk