Aksi Massa

BEM Nusantara Demo Dugaan Rumdis Karutan Humbahas Jadi Lokasi Mesum

DR Berita
Foto: Muhammad Artam

BEM Nusantara demo depan Kantor Kemenkum HAM di Medan.

DRberita.com | Dugaan rumah dinas Kepala Rutan Kelas II B Humbang Hasundutan (Humbahas) Revanda Bangun dijadikan lokasi mesum, didemo mahasiswa di depan Kantor Wilayah Kemenkum HAM di Medan, Kamis 24 Juni 2021.

Baca Juga
Ungkap Skandal Mesum di Rumah Dinas Karutan, Relawan Bobby Nasution Diteror OKP

Belasan mahasiswa yang unjuk rasa tersebut tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumut, dipimpin oleh Yusuf.

Dalam orasinya massa BEM Nusantara sangat kecewa terhadap Kemenkum HAM Sumut.

Yusuf mengatakan Kepala Rutan Kelas II B Humbang Hasundutan Revanda Bangun diduga menyediakan Pekerja Seks Komersil (PSK) untuk narapidana dan menginapkannya di rumah dinas dengan tidak mematuhi protokol kesehatan pada masa Covid-19.

Baca Juga
19 Narapidana Bandar Narkoba Dipindahkan dari Lapas Cipinang ke Nusakambangan

Di bawah pengawasan Revanda Bangun, lanjut Yusuf, diduga Rutan Kelas II B Humbang jadi sarang peredaran narkoba.


"Kami minta Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra untuk menangkap dan memproses premanisme dan Revanda Bangun yang menjadikan rumah dinas lokasi prostitusi dan melakukan tindakan pengancaman dan intimidasi terhadap wartawan yang melakukan peliputan di Rutan Kelas II B Humbang Hasundutan, sehingga nyawa wartawan terancam oleh preman," ungkap Yunus.

"Dan kami meminta Kapoldasu untuk melindungi nyawa dari wartawan media online topinformasi.com yang bernama Rahmadsyah," sambungnya.

Baca Juga
Ditjenpas Klaim Berkontribusi Gagalkan Peredaran 1.129 Ton Sabu Jaringan Timteng Nigeria

BEM Nusantara, kata Yusuf, juga meminta Kepala Kantor Kemenkum HAM Wilayah Sumatera Utara untuk memecat Karutan Kelas II B Humbang Hasundutan Revanda Bangun agar mendapatkan hukuman setimpal dari pihak kepolisian.


Aksi unjukrasa BEM Nusantara di depan Kantor Kemenkum HAM Sumut sempat terjadi kericuhan dengan para pegawai Menteri Yassona Laoly tersebut. Massa pun mengancam akan datang kembali ke Kantor Kemenkum HAM Sumut dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi.

Baca Juga
Baguna PDIP Desak Polda Sumut Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi BOT PDAM Tirtanadi
Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin